Apa sih Bedanya Transmisi CVT dan D-CVT ?

Nissan Mitsubishi Keicar, mobil mungil nissan livina

“Jadi pada kecepatan rendah dan sedang seperti di perkotaan tetap sabuk, bedanya saat kecepatan tinggi yang konstan saja,” katanya. Seperti dijelaskan, plenetary pada D-CVT bermain di kecepatan tinggi saat pedal gas mulai di injak lebih dalam, rpm naik, dan laju mobil makin kencang dan konstan.

Pengalaman jajal All New Xenia

Kondisi ini sudah pernah redaksi rasakan sendiri ketika menjajal All New Xenia beberapa waktu lalu. Putara atasnya memang lebih terasa terisi selain dari tiap perpindahan gigi yang terasa smooth. Lebih lanjut Bambang mengatakan, teknologi D-CVT sebenarnya tak jauh berbeda dengan CVT lain

Bacaan Lainnya

Contoh seperti pada tuas transmisi yang masih di lengkapi dengan posisi D (drive) untuk melaju dan R (reverse) untuk mundur. Khusus pada Daihatsu Rocky di lengkapi dengan posisi S (sport) yang berfungsi untuk mendapatkan akselerasi lebih tinggi.

Selain itu juga ada posisi M (manual) yang memungkinkan pengendara merasakan sensasi memindahkan gigi secara manual. Sedangkan untuk D-CVT pada New Sirion di lengkapi dengan posisi B (brake) untuk memaksimalkan engine brake yang sangat membantu ketika di hadapi jalan menurun.

“Kalau di bilang lebih awet dengan CVT bisa saja, tapi pada intinya soal transmisi matik, baik CVT atau D-CVT, itu juga sangat berpengaruh pada masalah perawatan dan cara pemakiannya,” ucap Bambang.

Sebelumnya, Bambang sudah pernah membahas soal masalah perawatan D-CVT, yakni melakukan pengecekan volume serta kualitas oli secara berkala. Pengecekan bisa di lakukan tiap 20.000 Km atau 12 bulan, dan penggantian oli setiap 80.000 km atau 48 bulan, mana yang lebih dulu tercapai.

Pos terkait