Faiz menjelaskan cara mendeteksinya pun cukup mudah, hanya pakai obeng. “Pertama, lepas dahulu tensionernya. Kemudian setelah terlepas, lidah tensioner ditekan menggunakan obeng melalui lubang tensioner. Lalu, hidupkan mesin sambil obeng ditekan. Jika suara kasar hilang, sudah dipastikan tonjokan tensionernya yang bermasalah,” jelas Faiz.
Mesin timbul suara kasar umumnya akibat kondisi rantai keteng yang kendur. “Kondisi tensioner yang rusak itu biasanya per yang ada di dalamnya patah atau sudah lemah. Jadi, tidak kuat untuk menekan lidah tensioner, makanya rantai keteng jadi kendur,” terangnya.
