2. Pemasangan secara pemanasan
Cara pemasangan secara mekanikal (pemukulan) memang sangatlah praktis untuk dilakukan, namun untuk bearing berukuran sedang dan besar ataupun untuk pemasangan bearing di as yang sangat panjang.
Maka cara tersebut jadi sangat menyita tenaga dan waktu teknisi.
Cara pemanasan bearing dari dulu memang sudah ada seperti membakar inner ring bearing dengan api las/langsung, mencelupkan bearing ke dalam bak oli panas, ataupun menggunakan oven panas.
Cara pemanasan tersebut terlalu panas untuk bearing, semua bagian bearing terpanaskan, dan kontaminasi terhadap bearing.
Alhasil, langkah pemanasan dapat mengubah komposisi besi bearing dan merusak bagian sangkar bearing yang memang tidak di siapkan untuk menahan temperature yang begitu tinggi. Pada akhirnya umur pakai bearing pasti akan menjadi lebih pendek
Untuk cara pemanasan yang benar, SKF menciptakan alat pemanas yang menggunakan tenaga induksi electromagnetik – SKF Induction Heater.
car
Alat tersebut hanya akan memanaskan bagian inner ring bearing dengan temperatur yang terkontrol (tidak melebihi 130 derajat Celcius).
Setelah bearing dipanaskan dengan tenaga induksi electromagnetic, maka alat tersebut juga akan menghilangkan unsur magnet dari bearing juga untuk menjaga integritas komposisi bearing.
Begitu selesai dipanaskan, bearing tinggal dimasukan ke dalam as dengan gampang dalam waktu yang singkat
Tahukah anda bahwa 16% kegagalan bearing prematur adalah karena kesalahan pemasangan bearing? Kerap yang terjadi adalah teknisi memasang bearing pada as dengan cara yang kasar seperti memukul bearing dengan martil ataupun menggunakan api las untuk membesarkan inner ring bearing. Alhasil dengan menggunakan cara pemasangan bearing yang benar, maka anda akan dapat menghemat penggantian bearing pun sampai 16%.
Dalam literatur SKF, ada tiga cara pemasangan bearing yang baik dan benar :
- Pemasangan secara mekanikal
Dalam cara pemasangan mekanikal, bearing akan dimasukkan ke dalam as ataupun housing dengan cara memukul – namun beda antara cara pukul yang benar dan salah adalah bagian mana bearing yang dipukul.
Gambar dibawah mengilustrasikan cara pemukulan yang salah dimana kekuatan pukulan tidak merata ke semua bagian bearing – alatnya terlalu besar ataupun terlalu kecil dari ukuran bearing
Fig. 1 – Cara pemukulan yang salah untuk memasang bearing
Di sisi lain, cara pemukulan yang benar adalah menggunakan alat yang sesuai dengan ukuran bearing yang lagi dipasang – kekuatan pukulan merata ke semua bagian bearing:
Fig. 2 – Cara pemukulan yang benar untuk memasang bearing
Simak cara pemukulan yang benar dengan SKF TMFT Fitting tools: https://www.youtube.com/watch?v=7Hor6fFsfHg&feature=youtu.be&t=76
- Pemasangan secara pemanasan
Cara pemasangan secara mekanikal (pemukulan) memang sangatlah praktis untuk dilakukan, namun untuk bearing berukuran sedang dan besar ataupun untuk pemasangan bearing di as yang sangat panjang, maka cara tersebut jadi sangat menyita tenaga dan waktu teknisi.
Cara pemanasan bearing dari dulu memang sudah ada seperti membakar inner ring bearing dengan api las/langsung, mencelupkan bearing ke dalam bak oli panas, ataupun menggunakan oven panas:
Fig. 3 – Cara pemanasan bearing yang salah (A) memakai api las/langsung (B) mencelup ke dalam bak oli panas (C) menggunakan oven panas
Namun, ketiga cara tersebut tidak dianjurkan SKF karena cara pemanasan tersebut terlalu panas untuk bearing, semua bagian bearing terpanaskan, dan kontaminasi terhadap bearing. Alhasil, langkah pemanasan dapat mengubah komposisi besi bearing dan merusak bagian sangkar bearing yang memang tidak disiapkan untuk menahan temperature yang begitu tinggi. Pada akhirnya umur pakai bearing pasti akan menjadi lebih pendek
Untuk cara pemanasan yang benar, SKF menciptakan alat pemanas yang menggunakan tenaga induksi electromagnetik – SKF Induction Heater. Alat tersebut hanya akan memanaskan bagian inner ring bearing dengan temperatur yang terkontrol (tidak melebihi 130 derajat Celcius). Setelah bearing dipanaskan dengan tenaga induksi electromagnetic, maka alat tersebut juga akan menghilangkan unsur magnet dari bearing juga untuk menjaga integritas komposisi bearing.
Fig. 4 – Cara pemanasan bearing menggunakan tenaga induksi electromagnetik
Begitu selesai dipanaskan, bearing tinggal dimasukan ke dalam as dengan gampang dalam waktu yang singkat. Simak cara pemakaian SKF Induction Heater di link berikut ini: https://www.youtube.com/watch?v=ho8n6NZfdUs
3. Pemasangan metode hidrolik
Pada tahun 1940an, SKF yang menciptakan metode hidrolik untuk pemasangan bearing. Semenjak itu, metode hidrolik SKF terus di kembangkan dan sampai saat ini menjadi cara yang lebih di sukai teknisi untuk pemasangan bearing dan suku cadang lainnya yang berukuran besar.
Dengan metode hidrolik, maka kita dapat memasang bearing besar ke dalam as dengan sangat mudah, cepat, presisi, dan dapat menghindari kerusakan pada bearing ataupun as tersebut.
