Obrolan yang bisa dilakukan pakai intercom bisa seperti dari penumpang ke pembonceng, mengingatkan biar tidak mengantuk. Begitu juga buat pengendara memberi informasi ke risiko bahaya di jalan ke pengendara lainnya. “Misal mengabarkan kondisi motor, seperti ingin berhenti atau isi bensin. Ingatkan juga pengendara lain kalau ada yang membahayakan. Poin-poin penting saja, agar konsentrasi berkendara tetap fokus,” kata Agus.
Pos terkait
Keren, Presiden Prabowo Resmikan 17 Stadion Sesuai Standar FIFA
Begini Beda Radiator Mobil Listrik dengan Mobil Konvensional
Dua Mobil Hybrid Suzuki Dapatkan Insentif Dari Pemerintah Ertiga Hybrid dan XL7 Hybrid Turun Harga
Data STNK Yang Tak Diperpanjang Dua Tahun Berturut-turut Akan Dihapus
Chery Akan Meluncurkan Chery Tiggo Cross di Ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025
Honda Vario 125 dan 150 Mesinnya Bisa Terjadi Vampir Oli, ini Penyebabnya
