Fuad mencontohkan Turki yang memiliki karakter suporter militan seperti di Arema FC. Untuk mengubah sistem tiket menjadi sistem daring dibutuhkan waktu setidaknya tiga tahun. Namun dengan dukungan banyak elemen, hal-hal itu sangat mungkin bisa dilakukan di Arema FC ke depannya.
Pada pertemuan tersebut, salah satu Konsultan, Badiuzzaman Jamhari menyatakan, Arema FC memiliki modal yang cukup untuk bisa bangkit. Hal ini karena Arema FC memiliki modal yang cukup kuat. “Demiliki nama baik di kawasan Asia bahkan juga Eropa,” kata pria yang berdomisili di London.
Selain Badiuzzaman Jamhari, terdapat konsultan lainnya seperti Andrea Poggio dari Italia dan Soner Bicikci dari Turki. Dari Arema FC yang terlibat dalam diskusi tersebut selain Fuad Ardiansyah juga ada Media Officer Sudarmaji. Kemudian Manager Bisnis Muhammad Yusrinal Fitriandi dan satu anggota tim pemulihan Ronnie Suhatril yang sudah tiba di Malang.
