“Saya mengubah strategi, tadinya menggunakan empat pemain bertahan, menjadi tiga pemain bertahan. Kemudian, kami juga menambah penyerang di depan, sehingga kami bisa mencetak gol,” kata Bima.
“Sebenarnya kami memiliki banyak peluang yang bisa di manfaatkan. Mudah-mudahan itu tak terulang lagi di partai final nanti melawan Vietnam,” lanjutnya, seperti dikutip laman resmi PSSI.
Sementara Vietnam lebih dulu memastikan tiket final. Pasukan muda Golden Star Warriors seolah tidak menemui kesulitan untuk menyingkirkan Thailand dengan skor 2 gol tanpa balas.
Gol penentu di kemas oleh Nguyễn Công Phương (30′) dan Nguyễn Trọng Tuấn (83′).
“Para pemain kami melakukan tugas dengan baik dan mereka bermain sangat bagus dalam menerapkan taktik. Level permainannya sangat tinggi. Kami kehilangan dua pemain.
Mereka tidak bisa bermain di final,” ujar Nguyen Quoc Tuan, pelatih Vietnam, seperti di laporkan AFF.
Bertemunya Vietnam kontra Indonesia pada laga final mendatang merupakan duel ulang di ajang Piala AFF U16 2022 ini.
Sebelumnya, kedua tim juga pernah terlibat bentrok di Grup A pada Sabtu, 6 Agustus 2022. Kala itu, Garuda Asia unggul 2-1 atas tim tamu.
Indonesia sempat tertinggal lewat gol penalti Nguyễn Công Phương babak pertama. Anak asuh Bima Sakti kemudian membalikkan keadaan ketika memasuki paruh kedua melalui aksi Arkhan Kaka dan Nabil Asyura.
