Pertamax Turbo (Nilai Oktan 98)
Bahan bakar ini merupakan hasil pengembangan dan kerja sama antara Pertamina dan Perusahaan Lamborghini untuk mobil-mobil dengan teknologi tinggi.
Umumnya, Pertamax Turbo memiliki kadar sulfur yang rendah sehingga tidak merusak ualitas udara di sekitar.
Berdasarkan pengembangannya, bahan bakar ini pertama kali digunakan pada gelaran Lamborghini Super Trofeo European Series pada 29 Juli 2016. Saat ini, Pertamax Turbo sedang menuju tahap pembaruan untuk memenuhi standar Euro IV agar lebih ramah lingkungan dan memperkuat performa,.
Pertamax (Nilai Oktan 92)
Pertamax merupakan salah satu bahan bakar yang paling umum dan sering menjadi pilihan bagi pemilik kendaraan.
Berdasarkan laman resmi Pertamina, Pertamax diklaim mampu membersihkan bagian dalam mesin, menciptakan proteksi antikarat, dan mampu mempertahankan kemurnian bahan bakar sehingga pembakaran lebih sempurna.
Pertalite (Nilai Oktan 90)
Selain Pertamax, Pertalite juga kerap kali menjadi andalan masyarakat Indonesia. Dengan nilai oktan 90, mesin kendaraan yang menggunakan pertalite dapat dipastikan memiliki proses pembakaran yang lebih sempurna daripada bahan bakar Premium.
Selain itu, Pertalite juga diklaim mampu menempuh jarak yang lebih jauh dengan tetap memastikan kualitas dan harga yang terjangkau.
