“Microlock, biasanya zip-nya dari bahan plastik dan kunciannya dari bahan metal, nah lama-lama bahan plastiknya itu akan ‘kemakan’ seiring pemakaian,” ucap Imas.
“Nah itu yang bahaya, takutnya bisa lepas pengunciannya karena hal tersebut,” sambung Imas.
Soal daya tahannya sendiri, micrometic buckle memiliki daya tahan benturan sampai 150-225 kg.
Sedangkan double D ring, daya tahan benturannya bisa mencapai 250-500 kg.
Memang jika dilihat dari kepraktisannya, sistem penguncian microlock lebih mudah digunakan jika dibandingkan dengan double D ring. Tinggal sesuaikan kebutuhan saja. Untuk harian, sistem penguncian microlock tentunya lebih praktis digunakan.
Sedang jika ingin turun di sirkuit atau berkendara dalam jarak jauh, bisa pilih helm dengan sistem penguncian double D ring.
