Tetap Berpikir Positif
Sandy Walsh mengaku kecewa menghadapi situasi ini. Dia sudah sangat bersemangat untuk menghadapi Palestina atau Argentina yang jadi momen penting dalam karier internasionalnya.
“Saya tetap harus berpikir positif. Saya harus melihat masa depan untuk kembali lebih kuat. Saya memulai pemulihan ini di Surabaya. Saya tetap berlatih di gym, bukan diam di kamar. Saya kecewa, tapi tetap berpikir positif,” kata Sandy Walsh dalam video di akun YouTube pribadinya.
“Soal cedera, betis saya sedikit bermasalah. Saya tak masalah berjalan, bersepeda, dan latihan. Tetapi itu cukup riskan dan terlalu berbahaya di sisa musim ini, dan persiapan musim depan untuk bermain di FIFA Matchday kali ini,” imbuhnya.
Frustrasinya Sandy Walsh
Pemain kelahiran Belgia itu bersyukur mendapat dukungan dari berbagai pihak di Timnas Indonesia, seperti manajer Sumardji dan pelatih Shin Tae-yong. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, juga ikut membantunya pemulihan.
Hal yang cukup membuatnya kesal adalah batal debut melawan Palestina di Surabaya yang sudah dianggapnya kampung halaman. Sebab, sang kakek lahir dan tumbuh besar di Kota Pahlawan.
“Saya tahu ini mengecewakan, tetapi cedera bagian dari olahraga, cedera bisa terjadi kapan saja tetapi yang paling penting adalah untuk tetap positif dan bekerja keras menuju pemulihan saya. Saya tahu kalian pasti merasa frustrasi begitu juga dengan saya,” ujar Sandy Walsh.
