Jika sistem pendingin mengalami kerusakan, hal itu beresiko mambuat mesin jadi panas, sehingga kesalahan itu bisa membuat Anda harus mengeluarkan biaya lebih mahal.
Sebelum mengganti radiator coolant, ada baiknya memilih cairan yang tepat. Tak ada salahnya memilih coolant berdasarkan panduan yang di sesuaikan pabrikan.
Seperti di ketahui ada tiga jenis radiator coolant
Biasa di gunakan para pabrikan yaitu Inorganic Additive Technology (IAT), Organic Acid Technology (OAT), and Hybrid Organic Acid Technology (HOAT).
Untuk jenis IAT, biasanya cocok di gunakan untuk kendaran tua, dan di ganti setiap dua tahun atau jarak tempuh 24 ribu mil.
Sedangkan jenis OAT, biasanya di gunakan pabrikan General Motor dan di ganti setelah lima tahun atau paling tidak menempuh jarak 50 ribu mil.
Sementara jenis HOAT sendiri merupakan turunan dari OAT dan interval penggantiannya sama seperti OAT.
Karena itu, tak ada salahnya Anda melakukan pengecekan di bengkel. Tentunya pihak mekanik akan mengecek dengan lebih seksama sehingga jika terjadi kerusakan itu sangat mudah di deteksi.
