Tatacara Puasa Tasu’a dan Asyura’
Pelaksanaan Puasa Tasu’a dan Asyura’ sebenarnya tidak jauh berbeda dengan puasa sunnah lainnya, seperti Puasa Senin Kamis, Puasa Arafah dan lain sebagainya.
Syarat dan Kewajibannya juga sama dengan pelaksanaan ibadah puasa lainnya.
Berikut ini Syarat-syarat puasa Tasu’a dan Asyura’
1. Beragama Islam;
2. Berumur Baligh;
3. Memiliki akal sehat;
4. Mampu untuk berpuasa;
Sementara Kewajiban / Fardhu Puasa Tasu’a dan Asyura’
1. Niat, khusus untuk niat pada puasa sunah ini ada sedikit perbedaan dengan puasa wajib.
Waktu pembacaan niat puasa Tasu’a dan Asyura tidak harus pada malam hari sebelumnya, namun jika lupa, boleh dibaca saat pagi hari sebelum tergelincirnya matahari (masuknya waktu Shalat Dzhuhur)
Dengan syarat, mulai terbitnya fajar (masuknya shalat Subuh), hingga shalat Dzhuhur, tidak melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.
2. Tidak makan dan tidak minum
3. Tidak bersenggama (Jima’)
4. Tidak sengaja muntah
