7 Cara Menjaga Kesehatan Mata di Era Layar Gadget, dari Istirahat Layar hingga Olahraga Rutin

7 Cara Menjaga Kesehatan Mata di Era Layar Gadget, dari Istirahat Layar hingga Olahraga Rutin

Mata adalah jendela utama kita untuk belajar, bekerja, dan menikmati hidup. Namun, di era layar gadget, mata bekerja jauh lebih keras daripada generasi sebelumnya. Menatap ponsel dan komputer berjam-jam setiap hari membuat mata mudah lelah, kering, dan terasa perih, terutama jika kita jarang beristirahat.

Kabar baiknya, kesehatan mata dapat dijaga dengan langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten. Berikut tujuh cara menjaga kesehatan mata yang dirangkum dari penjelasan Alodokter, yang ditinjau oleh dokter, agar mata tetap nyaman dan penglihatan tetap terjaga.

Foto: Andrea Piacquadio via Pexels

1. Periksakan Mata Secara Rutin

Pemeriksaan mata rutin dianjurkan untuk semua usia, dari anak-anak hingga lansia. Tujuannya bukan hanya mengukur minus atau plus, melainkan juga mendeteksi lebih awal penyakit mata yang berkaitan dengan pertambahan usia, seperti degenerasi makula, glaukoma, dan katarak. Melalui pemeriksaan, dokter juga dapat memantau pengaruh penyakit lain, seperti diabetes dan tekanan darah tinggi, terhadap kondisi mata.

Jangan menunggu mata terasa sangat bermasalah baru memeriksakan diri. Jika Anda memiliki riwayat keluarga dengan penyakit mata, atau mulai sering mengalami penglihatan kabur, sakit kepala setelah membaca, dan mata cepat lelah, segera jadwalkan pemeriksaan. Deteksi dini membuat penanganan menjadi lebih mudah dan peluang kesembuhannya lebih besar.

2. Konsumsi Makanan Bergizi untuk Mata

Asupan nutrisi berperan besar bagi kesehatan mata. Alodokter menyarankan makanan yang kaya karotenoid, lutein, selenium, dan asam lemak omega-3, karena nutrisi tersebut diketahui dapat membantu menangkal masalah mata terkait usia, seperti katarak dan degenerasi makula. Sumbernya mudah ditemukan dalam menu sehari-hari: sayuran hijau, wortel, ikan berlemak, telur, dan kacang-kacangan.

Pola makan yang baik untuk mata pada dasarnya sama dengan pola makan sehat secara umum: seimbang, beragam, dan tidak berlebihan pada makanan olahan. Jika Anda memiliki kondisi tertentu atau sedang mengonsumsi obat, konsultasikan kebutuhan suplemen dengan dokter, jangan mengonsumsi suplemen mata sembarangan.

3. Hindari Penggunaan Gawai Terlalu Lama

Menatap layar komputer atau ponsel terlalu lama dapat menyebabkan mata lelah. Gejalanya beragam: sakit kepala, nyeri leher, bahu, dan punggung, mata kering, hingga pandangan menjadi kabur. Jika pekerjaan Anda mengharuskan duduk di depan komputer sepanjang hari, biasakan mengistirahatkan mata secara berkala dengan mengalihkan pandangan dari layar, misalnya melihat objek yang jauh selama beberapa saat.

Baca Juga: 5 Cara Mengurangi Stres dengan Olahraga Ringan dan 5 Cara Mengatasi Sakit Kepala Ringan Tanpa Obat.

Saat mata terasa kering, sering-seringlah mengedip dan, bila perlu, gunakan obat tetes mata sesuai anjuran. Alodokter mengingatkan bahwa kacamata terapi tidak disarankan, karena pengaruh terapinya masih dipertanyakan. Yang lebih penting adalah mengatur jarak pandang, pencahayaan ruangan, dan waktu istirahat layar.

4. Lindungi Mata dari Sinar Ultraviolet

Tidak hanya kulit, mata pun perlu dilindungi dari sinar ultraviolet. Paparan ultraviolet yang berlebihan dalam jangka panjang meningkatkan risiko katarak, pinguecula, bahkan kanker mata. Karena itu, saat beraktivitas di luar ruangan pada siang hari, pakailah kacamata hitam yang dapat melindungi dari sinar UVA dan UVB, atau gunakan topi bertepi lebar.

Pilihlah kacamata hitam yang benar-benar memiliki perlindungan ultraviolet, bukan sekadar lensa gelap. Lensa gelap tanpa perlindungan UV justru dapat membuat pupil melebar dan membiarkan lebih banyak sinar ultraviolet masuk. Jika ragu, mintalah penjelasan dari toko optik atau dokter mata Anda.

5. Hentikan Kebiasaan Merokok

Merokok dapat meningkatkan risiko katarak, degenerasi makula, dan kerusakan saraf optik, yang pada akhirnya dapat menyebabkan kebutaan pada salah satu atau kedua mata. Risiko ini berlaku bagi perokok aktif, dan berhenti merokok adalah salah satu langkah paling berharga yang dapat Anda lakukan untuk mata, sekaligus untuk jantung dan paru-paru.

Jika Anda kesulitan berhenti sendiri, jangan ragu mencari dukungan, baik dari keluarga, komunitas, maupun layanan kesehatan. Setiap langkah mengurangi rokok adalah kemajuan, dan manfaatnya bagi mata serta tubuh akan terasa dalam jangka panjang.

6. Hati-Hati Saat Menggunakan Make Up

Bagi pengguna riasan mata, kebersihan produk sangat penting. Make up berbentuk cairan atau krim rentan menjadi tempat pertumbuhan bakteri bila penggunaannya kurang tepat. Jika ada perubahan warna, tekstur, atau bau, jangan pakai produk tersebut, dan hindari berbagi alat rias dengan orang lain.

Pastikan mencuci wajah hingga bersih sebelum dan setelah memakai make up. Jika muncul iritasi atau infeksi mata saat mengenakan riasan, hapus riasan tersebut dan segera periksakan diri ke dokter. Jangan mengobati iritasi mata dengan produk sembarangan.

7. Olahraga Secara Rutin

Penelitian yang dirujuk Alodokter mengungkapkan bahwa olahraga teratur dapat mengurangi risiko penyakit mata, bahkan menurunkan risiko kehilangan penglihatan. Oleh sebab itu, lakukan olahraga secara teratur, setidaknya 30 menit setiap hari, seperti berjalan cepat, bersepeda, atau berenang, sesuai kemampuan Anda.

Olahraga juga membantu mengendalikan tekanan darah dan gula darah, dua faktor yang berpengaruh terhadap kesehatan mata. Dengan tubuh yang lebih sehat, mata pun mendapatkan aliran darah dan nutrisi yang lebih baik.

Menjaga kesehatan mata tidak harus rumit atau mahal. Mulailah dari hal yang paling mudah hari ini: istirahatkan mata dari layar, makan dengan gizi seimbang, lindungi mata dari sinar matahari, dan jadwalkan pemeriksaan mata rutin. Jika muncul keluhan yang tidak kunjung membaik, seperti penglihatan kabur, nyeri mata, atau mata merah yang menetap, segera konsultasikan ke dokter mata, jangan menunda dan jangan mengobati sendiri.

Sumber: Alodokter — 7 Cara Menjaga Kesehatan Mata — https://www.alodokter.com/tujuh-cara-menjaga-kesehatan-mata (terakhir diperbarui 19 November 2025, ditinjau oleh dr. Marianti, diakses 5 November 2026)

Pos terkait