Cara Membuat Kata Sandi yang Kuat dan Mudah Diingat

Cara Membuat Kata Sandi yang Kuat dan Mudah Diingat

Kata sandi adalah kunci dari kehidupan digital kita. Ia menjaga akun media sosial, surel, layanan perbankan, dan berbagai layanan lainnya. Namun, banyak orang masih menggunakan kata sandi yang lemah, seperti nama, tanggal lahir, atau kata yang mudah ditebak. Akibatnya, akun menjadi mudah dibobol. Kabar baiknya, membuat kata sandi yang kuat tidaklah rumit. Dengan memahami cara kerja kata sandi dan menerapkan beberapa metode sederhana, Anda dapat melindungi akun Anda jauh lebih baik.

Kata sandi adalah kumpulan karakter atau string yang digunakan oleh pengguna jaringan atau sebuah sistem operasi yang mendukung banyak pengguna untuk memverifikasi identitas dirinya kepada sistem keamanan yang dimiliki oleh jaringan atau sistem tersebut. Terlepas dari namanya, sebuah kata sandi tidak perlu menjadi sebuah kata sesungguhnya. Memang, kata yang bukan kata dalam pengertian kamus mungkin lebih sulit ditebak, yang merupakan properti kata sandi yang diinginkan. Rahasia yang dihafal yang terdiri dari rangkaian kata atau teks lain yang dipisahkan oleh spasi kadang-kadang disebut frasa sandi. Frasa sandi mirip dengan kata sandi dalam penggunaannya, tetapi kata sandi umumnya lebih panjang untuk keamanan tambahan. Jadi, kata sandi yang kuat tidak harus berupa deretan huruf acak yang mustahil dihafal, melainkan kombinasi karakter yang panjang dan tidak dapat ditebak.

Bacaan Lainnya

Tombol keyboard putih mengeja kata PASSWORD di atas latar coral. Foto: Miguel Á. Padriñán via Pexels.

Mengapa kata sandi yang lemah begitu berbahaya? Sistem keamanan akan membandingkan kode yang dimasukkan oleh pengguna, yaitu nama pengguna dan kata sandi, dengan daftar atau basis data yang disimpan oleh sistem keamanan, dengan menggunakan metode autentikasi tertentu, seperti halnya kriptografi dan hash. Jika kode yang dibandingkan cocok, sistem akan mengizinkan akses. Para pembobol kata sandi bekerja dengan mencoba memecahkan kata sandi menggunakan sebanyak mungkin kemungkinan sesuai izin waktu dan uang, yang dikenal sebagai serangan brute force. Metode terkait yang lebih efisien adalah serangan kamus, di mana semua kata dalam satu atau banyak kamus diuji, termasuk daftar kata sandi umum. Kekuatan kata sandi adalah kemungkinan bahwa kata sandi tidak dapat ditebak atau ditemukan, dan kata sandi yang mudah ditemukan disebut lemah atau rentan, sedangkan kata sandi yang sulit atau tidak mungkin untuk ditebak disebut kuat.

Baca Juga: 7 Cara Mengatasi HP Android yang Lemot agar Kembali Cepat, Lengkap dengan Jalur Pengaturannya

Baca Juga: 7 Cara Mengatur Notifikasi HP Android agar Tidak Mengganggu, Lengkap dengan Jalur Pengaturannya

Penelitian dari produksi sistem komputer telah secara konsisten menunjukkan bahwa sebagian besar kata sandi pengguna adalah lemah. Menurut ahli keamanan Bruce Schneier, memeriksa data dari serangan phishing pada tahun 2006, 55 persen kata sandi MySpace akan dapat dipecahkan dalam 8 jam menggunakan perangkat pemulihan kata sandi yang tersedia secara komersial. Ia juga melaporkan bahwa satu-satunya kata sandi yang paling umum adalah “password1”, yang menegaskan sekali lagi kurangnya kehati-hatian dalam memilih kata sandi di kalangan pengguna. Apabila sebuah kata sandi yang sesederhana “password1” masih menjadi kata sandi paling umum, maka tidak mengherankan apabila pembobolan akun terjadi begitu sering.

1. Buatlah kata sandi yang panjang
Panjang adalah faktor terpenting dalam kekuatan kata sandi. Semakin panjang kata sandi, semakin banyak kemungkinan kombinasi yang harus dicoba oleh penyerang, dan semakin lama pula waktu yang dibutuhkan untuk memecahkannya. Gunakan frasa sandi, yaitu rangkaian kata yang dipisahkan oleh spasi, sebagai pengganti satu kata pendek. Frasa sandi yang terdiri dari beberapa kata yang tidak saling berhubungan jauh lebih kuat daripada satu kata yang rumit, dan lebih mudah diingat pula.

2. Campurkan berbagai jenis karakter
Idealnya, kata kunci merupakan gabungan dari karakter teks alfabet, yaitu huruf besar A sampai Z dan huruf kecil a sampai z, angka 0 sampai 9, tanda baca, atau karakter lainnya yang tidak dapat atau susah ditebak oleh para penyusup sistem atau jaringan. Meskipun begitu, banyak pengguna yang menggunakan kata sandi yang berupa kata-kata yang mudah diingat, seperti halnya yang terdapat dalam kamus atau ensiklopedia, seperti nama tokoh, dan lainnya, atau yang mudah ditebak. Hindari kata-kata kamus, nama orang yang dikenal, nama hewan peliharaan, atau tanggal lahir. Sebaliknya, campurkan huruf besar dan kecil, angka, serta tanda baca ke dalam kata sandi Anda.

3. Gunakan metode kalimat yang mudah diingat
Kata sandi yang paling aman digunakan adalah karakter acak, namun kata sandi seperti ini sangat sulit untuk diingat. Ahli keamanan Bruce Schneier mengemukakan sebuah teori tentang pembuatan kata sandi dengan cara membuat sebuah kalimat yang mudah diingat, kemudian mengambil bagian suku kata dalam kalimat itu untuk membentuk kata sandi. Sebagai contoh, pikirkan sebuah kalimat yang hanya Anda yang tahu, lalu ambil huruf pertama atau suku kata tertentu dari setiap kata dalam kalimat itu, dan tambahkan angka atau tanda baca. Hasilnya adalah kata sandi yang panjang, tidak terdapat dalam kamus, dan tetap mudah Anda ingat karena berasal dari kalimat yang bermakna bagi Anda.

4. Coba metode Person-Action-Object
Teknik menghafal dan strategi mnemonic dapat membantu untuk membuat kata sandi yang aman dan mudah diingat. Metode Person-Action-Object, atau PAO, merupakan metode kognitif yang memanfaatkan fakta bahwa otak mudah mengingat sesuatu dengan lebih baik dengan visual yang kuat. Caranya adalah dengan membayangkan seseorang yang Anda kenal, melakukan suatu tindakan, terhadap suatu objek, lalu menggabungkan ketiganya menjadi kata sandi. Misalnya, bayangkan seseorang tertentu sedang melakukan suatu aktivitas dengan suatu benda, dan jadikan gabungan kata-kata itu sebagai dasar kata sandi Anda, lalu tambahkan angka atau tanda baca. Metode ini menghasilkan kata sandi yang unik dan tidak dapat ditebak, tetapi tetap terhubung dengan gambaran yang mudah diingat.

5. Jangan gunakan kata sandi yang sama di mana-mana
Apabila satu layanan mengalami kebocoran data, maka kata sandi yang sama akan dapat digunakan untuk masuk ke akun Anda di layanan lain. Karena itu, gunakan kata sandi yang berbeda untuk setiap akun penting, terutama surel dan layanan perbankan. Untuk mengatasi kesulitan mengingat banyak kata sandi yang berbeda, gunakan pengelola kata sandi, yaitu aplikasi yang menyimpan seluruh kata sandi Anda dengan aman di balik satu kata sandi utama. Dengan pengelola kata sandi, Anda dapat menggunakan kata sandi yang panjang dan acak untuk setiap akun tanpa harus menghafalnya satu per satu.

6. Aktifkan otentikasi dua faktor
Selain kata sandi, alternatif untuk kata sandi termasuk biometrik, otentikasi dua faktor, atau sistem masuk tunggal. Otentikasi dua faktor menambahkan lapisan perlindungan dengan meminta kode tambahan, biasanya yang dikirim ke ponsel Anda, selain kata sandi. Meskipun seseorang berhasil mengetahui kata sandi Anda, ia tetap tidak dapat masuk tanpa kode tersebut. Aktifkan otentikasi dua faktor pada akun-akun penting, seperti surel, media sosial, dan layanan keuangan. Sebagai tambahan, segera ganti kata sandi apabila ada kabar kebocoran data pada layanan yang Anda gunakan, dan jangan pernah membagikan kata sandi Anda kepada siapa pun, termasuk kepada orang yang mengaku dari pihak layanan.

Membuat kata sandi yang kuat adalah salah satu kebiasaan digital yang paling penting saat ini. Kata sandi yang baik adalah kata sandi yang panjang, mencampurkan huruf besar dan kecil, angka, dan tanda baca, tidak terdapat dalam kamus, berbeda untuk setiap akun, dan didukung oleh otentikasi dua faktor. Dengan metode kalimat yang mudah diingat, metode Person-Action-Object, atau pengelola kata sandi, Anda dapat memiliki kata sandi yang kuat sekaligus mudah diingat. Ingatlah bahwa kata sandi “password1” yang pernah menjadi kata sandi paling umum adalah contoh yang tidak boleh ditiru. Luangkan beberapa menit hari ini untuk memeriksa dan memperkuat kata sandi akun-akun penting Anda, karena keamanan digital Anda dimulai dari kata sandi yang kuat.

Sumber:
Wikipedia bahasa Indonesia – Kata sandi: https://id.wikipedia.org/wiki/Kata_sandi

Pos terkait