Selain Pada WhatsApp, Sistem Keamanan Enskripsi End-To-End Akan Diterapkan Juga Pada Messenger

Buletin Islam | Pihak Facebook menambah fitur enkripsi end to end untuk panggilan suara dan video call pada aplikasi Messenger.

Sistem keamanan yang lebih dulu dipakai WhatsApp ini bisa mengamankan setiap pesan di perangkat masing-masing pengguna.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya Facebook hanya menambah enkripsi end to end untuk pesan teks pada 2016 dalam aplikasi Messenger. Namun kini mode itu juga mendukung pada fitur panggilan.

Facebook menambahkan fitur tersebut seiring dengan meningkatnya minat pada panggilan suara dan video. Menurut mereka ada lebih dari 150 juta panggilan video sehari pada aplikasi pendukung Facebook tersebut.

Baca Juga:

Facebook, WhatsApp Dan Instagram Bersikukuh Larang Konten Terkait Taliban

Terupdate! Berikut Harga Resmi Iphone 13 Di Indonesia

Mengutip The Verge, fitur enkripsi diklaim menjaga percakapan pribadi tetap aman dari peretas. Ini menjadi standar industri dan berfungsi seperti gembok dan kunci, di mana hanya Anda dan orang-orang dalam obrolan atau panggilan yang memiliki akses ke percakapan.

Ini berarti tidak ada orang lain, termasuk Facebook dapat melihat atau mendengarkan apa yang dikirim atau dikatakan. Perlu diingat, Anda dapat melaporkan pesan terenkripsi kepada perusahaan jika ada kesalahan.

Di samping itu perusahaan juga telah memperbarui fitur pesan kedaluwarsa dalam obrolan terenkripsi.

“Orang tidak selalu ingin atau membutuhkan pesan mereka untuk tetap ada dan kontrol pengatur waktu memungkinkan seseorang memutuskan kapan pesan mereka kedaluwarsa dalam obrolan,” tulis Facebook dalam situs resmi.

“Kami telah memperbarui pengaturan ini, memberikan opsi kepada orang-orang, untuk memilih jumlah waktu sebelum semua pesan baru hilang. Pilihannya mulai dari setidaknya lima detik hingga selama 24 jam,” tambah Facebook.

Dikabarkan juga enkripsi end-to-end juga akan diterapkan pada fitur DM Instagram atau direct message yang ada di Instagram.

“Kami juga akan memulai tes terbatas dengan orang dewasa di negara tertentu yang memungkinkan mereka memilih untuk menerima pesan terenkripsi ujung ke ujung dan panggilan untuk percakapan satu lawan satu di Instagram,” tulis Facebook.

Pos terkait