BuletinIslam.Com | Hari Remaja Internasional atau International Youth Day diperingati setiap tanggal 12 Agustus. Peringatan ini bermula dari rekomendasi hasil World Conference of Ministers Responsible for Youth pada 1998.
Hari Remaja Internasional diperingati sebuah wujud peran pemuda dalam kehidupan bermasyarakat. Kaum muda dapat menjadi mitra penting dalam mewujudkan upaya global dalam berbagai permasalahan.
Lalu bagaimana sejarah dan tema yang diangkat tahun ini? detikcom merangkumkan sejumlah informasinya berikut ini.
Baca Juga:
https://buletinislam.com/berita/12-agustus-sebagai-hari-wanita-tni-angkatan-udara-wara/
Sejarah Hari Remaja Internasional
Awalnya pada tahun 1998 pada tanggal 8-12 Agustus terdapat sebuah gagasan mengenai pentingnya remaja.
Pada sidang umum PBB kemudian perlu adanya kegiatan pemberian informasi kepada masyarakat sehubungan dengan peringatan Hari Remaja.
Hal itu untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dunia akan remaja.
Namun, di Indonesia perayaan Hari Remaja Internasional di adalan pada tahun 2000.
Perayaan Hari Remaja Internasional di Indonesia setiap tahunnya memiliki tema tertentu.
Biasanya tema yang diangkat tentang seputar dunia remaja kesehatan, kemiskinan, hingga perubahan iklim secara keseluruhan.
Tema dalam Hari Remaja Indonesia dipilih oleh The United Nations Programme on Youth.
Tema Hari Remaja Internasional 2021
Tema Hari Remaja Internasional tahun ini yang dipilih PBB adalah “Transforming Food Systems: Youth Innovation for Human and Planetary Health” (Transformasi Sistem Pangan: Inovasi Remaja untuk Kesehatan Manusia dan Planet)
Dengan populasi dunia yang diperkirakan akan meningkat sebesar 2 miliar orang dalam 30 tahun ke depan, telah diakui oleh banyak pemangku kepentingan bahwa hanya memproduksi lebih banyak makanan sehat secara berkelanjutan tidak akan menjamin kesejahteraan manusia dan planet.
Tantangan penting lainnya juga harus diatasi, seperti keterkaitan yang diwujudkan oleh Agenda 2030 termasuk pengurangan kemiskinan; keterlibatan sosial; kesehatan; konservasi keanekaragaman hayati; dan mitigasi perubahan iklim.
Remaja terus didukung untuk memperkuat upaya secara kolektif dan individual memulihkan planet dan melindungi kehidupan, sambil mengintegrasikan keanekaragaman hayati dalam transformasi sistem pangan.
Selama ECOSOC Youth Forum (EYF) 2021, isu dan prioritas yang disoroti oleh peserta muda antara lain dampak pandemi COVID-19, khususnya terkait dampaknya terhadap kesehatan manusia, lingkungan, dan sistem pangan.
Sebagai bagian dari rekomendasi hasil resmi EYF, peserta muda menekankan pentingnya bekerja menuju sistem pangan yang lebih adil. Melalui pendidikan, keterlibatan, inovasi, dan solusi kewirausahaan kaum muda.
Hari Remaja Internasional tahun ini bertujuan untuk menyediakan platform bagi kaum muda untuk melanjutkan momentum dari EYF menjelang KTT Sistem Pangan tingkat tinggi.
Tahun ini, Hari Pemuda Internasional akan diselenggarakan secara virtual oleh DESA dalam kemitraan dengan Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) dan Kelompok Utama untuk Anak-anak dan Pemuda.
“Kaum muda berada di garis depan perjuangan membangun masa depan yang lebih baik untuk semua. Pandemi COVID-19 telah menyoroti kebutuhan mendesak akan jenis perubahan transformasional yang mereka cari – dan kaum muda harus menjadi mitra penuh dalam upaya itu,” ujar Sekjen PBB, Antonio Guterres.
Baca Juga:
https://buletinislam.com/berita/sejarah-hari-wanita-tni-angkatan-udara/
