Hasil MotoGP Sepang 2026: Bagnaia Finis ke-13 dari Start ke-10, Gelar Makin Menjauh

Balapan utama MotoGP Malaysia di Sepang, Minggu 1 November 2026, menjadi akhir pekan yang berat bagi Francesco Bagnaia. Pembalap Ducati Lenovo itu harus puas finis di posisi ke-13 setelah memulai lomba dari urutan ke-10, tertinggal 32,96 detik dari pemenang Marc Marquez. Hasil itu membuatnya gagal menembus sepuluh besar.

Sepanjang 20 putaran, Bagnaia tidak menemukan ritme untuk naik ke rombongan depan. Sementara Marc Marquez memimpin dan mengendalikan balapan, Pedro Acosta dan Alex Marquez mengamankan podium, dan Ai Ogura finis keempat, Bagnaia justru tertahan di belakang. Jaraknya dari pemenang menjadi gambaran betapa sulitnya ia menjaga kecepatan sepanjang balapan.

Bacaan Lainnya
High-speed motorcycle racing at the iconic Sepang Circuit
Foto: High-speed motorcycle racing at the iconic Sepang Circuit, via Pexels, fotografer Vishal Chokkala.

Di garis finis, Marc Marquez menjadi pemenang, diikuti Acosta yang tertinggal 4,172 detik dan Alex Marquez yang tertinggal 5,955 detik. Ogura finis keempat, Enea Bastianini kelima, dan Marco Bezzecchi keenam. Luca Marini, Fabio Di Giannantonio, Brad Binder, dan Franco Morbidelli melengkapi sepuluh besar, sedangkan Bagnaia berada tiga posisi di belakang kelompok tersebut.

Baca Juga: Bagnaia dari Posisi 10, Ogura dan Bezzecchi di Baris Kedua: Perebutan Podium yang Sering Terlupakan di Sepang; Marc Marquez dan Keunggulan 19 Poin: Bermain Aman atau Menyerang di Balapan Utama Sepang?

Bagi Bagnaia, hasil ini terasa pahit karena Sepang seharusnya menjadi peluang untuk menjaga tekanan pada rival-rivalnya. Sebaliknya, ia justru kehilangan posisi dari startnya dan finis di luar sepuluh besar. Posisi start di baris keempat memang membuat tugasnya berat, tetapi kemunduran tiga posisi menunjukkan ia tidak mampu membalikkan keadaan di atas lintasan.

Situasi gelar pun makin menantang. Marc Marquez kini memegang match point untuk gelar 2026, dengan peluang pertama menguncinya di Qatar pada akhir pekan berikutnya. Jorge Martin, rival gelar yang absen sepanjang akhir pekan Sepang, tidak bisa menambah poin, sementara Bagnaia juga gagal memanfaatkan kesempatan itu. Sepang pun membuat jalan Bagnaia menuju gelar terasa makin sempit.

Di belakang Bagnaia, Maverick Viñales finis ke-14 dan Iker Lecuona ke-15, sementara Jack Miller menempati posisi ke-16. Johann Zarco, Diogo Moreira, Joan Mir, dan Augusto Fernandez gagal finis. Daftar itu menegaskan betapa ketatnya persaingan di Sepang, di mana kekurangan kecepatan bisa langsung membuat seorang pembalap terlempar dari sepuluh besar.

Bagi Ducati Lenovo, kemenangan Marc menjadi kabar baik, tetapi finis ke-13 Bagnaia menjadi pekerjaan rumah besar menjelang Qatar. Tim dan pembalapnya perlu menemukan jawaban atas masalah kecepatan balapan yang muncul di Sepang, karena balapan berikutnya akan menjadi panggung penentuan gelar. Jika tidak ada perbaikan, Sepang bisa dikenang sebagai titik di mana gelar benar-benar menjauh dari Bagnaia.

Sumber:

Pos terkait