Kala itu Bhayangkara FC menelan kekalahan 0-1.
Widodo cukup bisa mempelajari gaya bermain Persib yang mengandalkan David da Silva sebagai ujung tombak.
Ia akan coba manfaatkan kelemahan-kelemahan Persib yang sudah dipelajarinya, termasuk tentu absensi sejumlah pilar tim.
“Karena kita sudah pernah bertemu di Piala Presiden (2022) kemarin, apa pun kita manfaatkan dari kelemahan mereka, kita sudah benahi,” kata Widodo.
Pelatih 51 tahun ini berharap pemainnya bisa memanfaatkan status Bhayangkara FC sebagai tuan rumah. Demi raihan kemenangan, Bhayangkara FC bertekad tampil menekan dan mempertontonkan gaya sepakbola menyerang saat bersua Persib.







