Wakil Ketua Ninja Owner Club (NOC) tersebut menambahkan, bore up juga tidak bisa dilakukan sembarangan. Tidak bisa menggunakan diameter piston sebesar-besarnya.
Agar berimbang dan torsi pada putaran bawah bisa dikail, tentu harus dilakukan stroke up.
Baca juga : Waspada STNK Palsu Pada Mobil dan Motor, Simak Berikut 3 Cara Membuktikanya
Begitu pula dengan stroke up, harus diimbangi juga dengan bore up. Tujuannya untuk mengurangi gaya gesek antara piston dengan dinding silinder,” kata Erky.
Secara sederhana, bore up bisa diartikan untuk meningkatkan tenaga. Sedangkan stroke up, untuk meningkatkan akselerasi atau torsi.
