Buletin Islam — Masa ujian sering menjadi saat yang menegangkan bagi anak dan orang tua. Baik ujian sekolah, ujian masuk perguruan tinggi, maupun ujian kenaikan tingkat, semuanya menuntut persiapan yang matang dan ketenangan hati. Selain belajar dengan sungguh-sungguh, doa menjadi bekal penting agar anak diberi kemudahan dalam menjawab soal dan memahami pelajaran yang telah ia pelajari.
Dalam Islam, berdoa sebelum dan saat menghadapi ujian adalah bentuk tawakal kepada Allah Swt. Salah satu doa yang populer dan mudah dihafal bagi anak yang sedang ujian adalah doa “Rabbi yassir wa a’in wa la tu’assir”. Doa ini memohon kemudahan dan pertolongan Allah agar segala urusan dimudahkan dan tidak dipersulit.
Doa ini diajarkan oleh para ulama sebagai doa yang dapat dibaca ketika seseorang menghadapi kesulitan, termasuk ketika menjawab soal ujian. Maknanya yang sederhana membuat doa ini mudah diamalkan oleh anak-anak, baik dibaca sendiri sebelum masuk ruang ujian maupun dibacakan oleh orang tua di rumah.
Baca Juga: Doa Memohon Ilmu yang Bermanfaat, Rezeki yang Baik, dan Amal yang Diterima | Doa Sebelum Tidur: Arab, Latin, dan Artinya, Lengkap dengan Maknanya
Bacaan Doa untuk Anak yang Sedang Ujian
Berikut bacaan doa yang dapat diamalkan anak sebelum dan saat mengerjakan soal ujian.
رَبِّ يَسِّرْ وَأَعِنْ وَلَا تُعَسِّرْ
Rabbi yassir wa a’in wa lâ tu’assir.
Artinya: “Wahai Tuhanku, mudahkanlah. Bantulah [aku]. Jangan Kaupersulit.”
Doa ini dapat dibaca berulang kali dengan penuh keyakinan dan ketenangan hati. Anak yang membacanya dianjurkan memahami maknanya terlebih dahulu, agar doa tidak sekadar hafalan, tetapi menjadi permohonan yang sungguh-sungguh kepada Allah Swt.
Doa Mohon Ilmu yang Bermanfaat
Selain doa di atas, ada pula doa memohon ilmu yang bermanfaat yang biasa dibaca Rasulullah saw setiap pagi setelah shalat Subuh. Doa ini memohon tiga hal sekaligus: ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا
Allahumma inni as’aluka ‘ilman nafi’an, wa rizqan thayyiban, wa ‘amalan mutaqabbalan.
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima.”
Doa ini mengajarkan bahwa ilmu yang dicari bukan sekadar nilai dan ijazah. Ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang diamalkan dan memberi kebaikan bagi diri sendiri dan orang lain. Karena itu, anak yang sedang ujian sebaiknya meniatkan belajarnya sebagai ibadah dan bekal untuk bermanfaat bagi banyak orang.
Doa Sebelum Belajar
Selain doa untuk menjawab soal ujian, anak juga dianjurkan membaca doa sebelum belajar. Doa ini diambil dari Al-Qur’an, surah Thaha ayat 25-28, yang dibaca Nabi Musa AS ketika memohon kelapangan dada dan kemudahan dalam menyampaikan dakwah. Hingga kini, doa ini lazim dibaca para pelajar sebelum memulai pelajaran.
رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي
Rabbisyrah lii shadrii, wa yassir lii amrii, wahlul ‘uqdatam mil lisaanii yafqahuu qaulii.
Artinya: “Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku agar mereka mengerti perkataanku.”
Doa ini memohon kelapangan dada agar hati tidak sempit ketika menghadapi pelajaran yang sulit, serta kemudahan lisan agar anak mampu menyampaikan dan menjelaskan apa yang telah dipelajari. Membiasakan membaca doa ini sebelum belajar menumbuhkan kesadaran bahwa ilmu adalah anugerah Allah yang harus dimohonkan dengan rendah hati.
Kapan dan Bagaimana Membaca Doa
Doa untuk anak yang sedang ujian dapat dibaca pada beberapa kesempatan. Pertama, pada malam sebelum ujian, setelah anak selesai belajar dan bersiap tidur. Orang tua dapat membacakan doa ini bersama anak, lalu mengingatkannya untuk tidur cukup agar pikirannya segar pada pagi hari.
Kedua, pada pagi hari sebelum berangkat ke tempat ujian, setelah shalat Subuh atau sebelum sarapan. Ketiga, sesaat sebelum masuk ruang ujian, dibaca dalam hati dengan tenang. Membaca doa dalam hati sebelum mengerjakan soal dapat membantu anak menenangkan diri dan mengurangi rasa gugup.
Adab dan Tips Menghadapi Ujian
Doa harus dibarengi dengan usaha. Anak yang akan menghadapi ujian sebaiknya belajar secara terencana, bukan dengan sistem kebut semalam. Membagi waktu belajar menjadi beberapa sesi singkat lebih efektif daripada belajar berjam-jam tanpa jeda. Istirahat yang cukup dan tidur yang berkualitas juga penting agar daya ingat bekerja dengan baik.
Pada hari ujian, anak dianjurkan sarapan terlebih dahulu, berangkat lebih awal agar tidak terburu-buru, dan membawa peralatan yang dibutuhkan. Di dalam ruang ujian, bacalah soal dengan teliti sebelum menjawab, kerjakan soal yang mudah terlebih dahulu, dan periksa kembali jawaban sebelum waktu habis.
Peran Orang Tua saat Anak Ujian
Orang tua memiliki peran besar dalam menemani anak menghadapi ujian. Dukungan yang paling dibutuhkan anak bukanlah tekanan, melainkan ketenangan dan kepercayaan. Orang tua sebaiknya memberi semangat tanpa membebani anak dengan target yang memberatkan, serta menjaga suasana rumah tetap tenang pada masa ujian.
Dengan doa, usaha, dan dukungan orang tua, semoga anak-anak kita diberi kemudahan dalam setiap ujian dan ilmu yang mereka pelajari menjadi ilmu yang bermanfaat. Aamiin.
Sumber: NU Online — Doa Menjawab Soal Ujian — https://quran.nu.or.id/doa/doa-ilmu/doa-menjawab-soal-ujian
