Wabah dan penyakit dapat datang tanpa diduga, menimpa siapa saja, kapan saja, dan di mana saja. Dalam ajaran Islam, seorang Muslim dianjurkan untuk mengiringi ikhtiar menjaga kesehatan dengan doa memohon perlindungan kepada Allah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah mengajarkan sejumlah doa khusus untuk berlindung dari penyakit yang menular maupun penyakit yang berat, dan doa-doa tersebut hingga kini diamalkan oleh umat Islam, termasuk di Indonesia.
Berdoa memohon perlindungan dari wabah bukanlah bentuk kepasrahan yang menghilangkan usaha. Justru sebaliknya, doa adalah benteng yang menyertai ikhtiar: menjaga kebersihan, menerapkan pola hidup sehat, beristirahat cukup, serta mengikuti arahan tenaga kesehatan ketika wabah melanda. Doa membuat hati tenang dan tidak panik, sementara ikhtiar menjaga tubuh tetap kuat. Keduanya berjalan bersama, sebagaimana ajaran Islam yang selalu memadukan tawakal dengan usaha.
Seorang muslimah berdoa dengan kedua tangan terangkat. Foto: Pavel Danilyuk via Pexels.
Doa yang paling dikenal untuk berlindung dari wabah dan penyakit adalah doa yang tercantum dalam kumpulan Doa Kesehatan di Quran NU Online, yang berbunyi sebagai berikut:
Doa Terhindar dari Wabah
اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْبَرَصِ، وَالْجُنُوْنِ، وَالْجُذَامِ، وَسَيِّئِ الأَسْقَامِ
Allâhumma innî a‘ûdzu bika minal barashi, wal junûni, wal judzâmi, wa sayyi’il asqâmi
Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari penyakit lepra, gila, kusta, dan penyakit-penyakit lainnya.”
Dalam doa ini, terdapat empat hal yang dimintakan perlindungan. Kata “barash” bermakna penyakit belang atau lepra, “junun” bermakna kegilaan, “judzam” bermakna kusta, dan “sayyi’il asqam” bermakna segala penyakit yang buruk. Dengan menyebut penyakit-penyakit tersebut satu per satu lalu menutupnya dengan permohonan perlindungan dari segala penyakit yang buruk, doa ini mencakup perlindungan dari penyakit yang sudah dikenal maupun penyakit yang baru muncul, termasuk wabah yang menyebar di tengah masyarakat. Doa ini dapat dibaca setiap hari, terutama pada pagi dan sore hari, serta ketika mendengar kabar tentang penyakit yang sedang merebak.
Baca Juga: Doa Memohon Kesembuhan untuk Orang Sakit, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Baca Juga: Doa Memohon Ketenangan Hati, Arab, Latin, dan Artinya
Selain doa di atas, ada pula doa perlindungan yang dikenal dengan nama doa Bismillah, yang tercantum dalam kumpulan Doa Tolak Bala di Quran NU Online. Doa ini dibaca dengan menyebut nama Allah dan mengingatkan bahwa tidak ada sesuatu pun yang dapat mendatangkan bahaya tanpa izin-Nya:
Doa Bismillah untuk Perlindungan
بِسْمِ اللهِ الَّذِيْ لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ
Bismillâhilladzî lâ yadhurru ma‘asmihî syai’un fil ardhi wa lâ fis samâ’i wa huwas samî‘ul ‘alîm.
Artinya: “Dengan nama Allah, yang dengan nama-Nya tidak ada sesuatu pun di bumi dan di langit yang bisa mendatangkan bahaya. Dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
Doa Bismillah ini dianjurkan untuk dibaca tiga kali, dan kebiasaan membacanya pada pagi dan sore hari dapat menjadi amalan rutin yang menenangkan hati. Ketika seseorang memulai harinya dengan mengingat nama Allah, ia seolah membentengi dirinya dengan keyakinan bahwa segala yang terjadi berada dalam genggaman dan perlindungan Allah. Doa ini juga relevan dibaca sebelum bepergian, sebelum memasuki tempat yang ramai, atau ketika merasa khawatir terhadap penyakit yang sedang menyebar di sekitar.
Apabila seseorang sudah terlanjur sakit, ada pula doa khusus untuk memohon kesembuhan bagi diri sendiri. Doa ini dibaca sambil meletakkan tangan pada bagian tubuh yang terasa sakit, dengan diawali basmalah tiga kali, lalu dilanjutkan dengan bacaan perlindungan sebanyak tujuh kali:
Doa Kesembuhan Diri Sendiri
بِسْمِ اللهِ ×٣ أَعُوْذُ بِاللهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ ×٧
Bismillâh (dibaca 3 kali). A‘ûdzu billâhi wa qudratihî min syarri mâ ajidu wa uḫâdziru (dibaca 7 kali).
Artinya: “Dengan nama Allah (dibaca tiga kali), aku berlindung kepada Allah dan kuasa-Nya dari keburukan apa yang kurasakan dan kukhawatirkan (dibaca 7 kali).”
Dalam kumpulan doa ini juga terdapat doa memohon kesehatan yang senantiasa, yaitu doa memohon ‘afiyah atau keselamatan di dunia dan akhirat, yang mencakup keselamatan diri, keluarga, dan harta. Ada pula doa untuk menjenguk orang sakit, yang berisi permohonan agar Allah menghilangkan penyakit dan menyembuhkan orang yang sedang sakit. Mengamalkan doa-doa tersebut secara runtut, dari perlindungan sebelum sakit, kesabaran saat sakit, hingga doa untuk orang lain yang sakit, menunjukkan betapa lengkapnya tuntunan Islam dalam menghadapi penyakit.
Ikhtiar menjaga diri dari wabah juga perlu dilakukan secara nyata. Pertama, jaga kebersihan diri dan lingkungan. Berwudhu secara sempurna, mencuci tangan dengan sabun, serta menjaga kebersihan rumah dan tempat ibadah adalah langkah sederhana yang sangat efektif. Kedua, jaga daya tahan tubuh dengan makan yang bergizi, minum air yang cukup, berolahraga ringan, dan beristirahat yang cukup. Ketiga, ketika wabah sedang terjadi, ikuti arahan pemerintah dan tenaga kesehatan, seperti menjaga jarak di tempat ramai dan memakai masker bila diperlukan. Keempat, jangan panik dan jangan menyebarkan kabar yang belum jelas kebenarannya, karena kepanikan dan kabar bohong hanya memperburuk keadaan.
Yang tidak kalah penting adalah menjaga sesama. Orang yang sedang sakit sebaiknya beristirahat dan tidak memaksakan diri beraktivitas di tempat ramai, agar penyakitnya tidak menyebar. Sementara itu, orang yang sehat dianjurkan mendoakan dan membantu yang sakit, baik dengan menjenguk, memberi dukungan, maupun membantu kebutuhan hariannya. Dengan cara ini, doa yang kita panjatkan tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga menjadi rahmat bagi orang di sekitar kita.
Semoga Allah senantiasa memberikan perlindungan kepada kita semua dari wabah dan segala penyakit, memberikan kesembuhan bagi yang sedang sakit, dan menguatkan kita untuk terus menjaga kesehatan sebagai amanah yang harus dipelihara. Doa yang dibaca dengan penuh keyakinan, disertai ikhtiar yang sungguh-sungguh, insya Allah menjadi jalan menuju keselamatan di dunia dan akhirat.
Sumber:
NU Online, Quran NU Online – Doa Kesehatan: https://quran.nu.or.id/doa/doa-kesehatan
NU Online, Quran NU Online – Doa Tolak Bala: https://quran.nu.or.id/doa/doa-tolak-bala
