Keutamaan Shalat Tahajud dan Tata Caranya

Keutamaan Shalat Tahajud dan Tata Caranya

Buletin Islam — Shalat Tahajud adalah shalat sunnah yang dikerjakan pada malam hari setelah bangun dari tidur. Kata tahajud berasal dari kata yang berarti melawan atau meninggalkan tidur. Shalat ini memiliki kedudukan yang istimewa dalam Islam, karena dikerjakan pada saat kebanyakan orang sedang tertidur lelap, ketika seorang hamba menyendiri dan bermunajat kepada Allah SWT. Artikel ini menjelaskan keutamaan shalat Tahajud dan tata caranya, berdasarkan penjelasan NU Online.

Shalat Tahajud dilakukan setelah bangun tidur pada malam hari, sebelum masuk waktu Subuh. Waktu yang paling utama adalah pada sepertiga malam terakhir, ketika suasana paling tenang dan doa-doa yang dipanjatkan sangat mustajab. Namun, shalat Tahajud tetap sah dikerjakan kapan saja di malam hari setelah tidur, selama masih sebelum Subuh.

Keutamaan Shalat Tahajud dan Tata Caranya
Foto: Michael Burrows via Pexels

Keutamaan shalat Tahajud disebutkan langsung dalam Al-Quran. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Isra ayat 79:

وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَى أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا

Artinya: “Dan pada sebagian malam hari, shalat Tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (QS. Al-Isra: 79)

Baca Juga: Doa Setelah Shalat Dhuha: Arab, Latin, dan Artinya | Keutamaan Shalat Dhuha: Sedekah untuk Setiap Sendi dan Shalatnya Kaum Awwabin

Shalat Malam yang Paling Utama

Rasulullah SAW bersabda bahwa shalat yang paling utama setelah shalat fardhu adalah shalat malam (HR Muslim, dari Abu Hurairah). Hadits ini menunjukkan betapa besar kedudukan shalat Tahajud di sisi Allah. Shalat malam adalah amalan yang dilakukan dengan penuh keikhlasan, karena tidak ada yang melihat kecuali Allah. Inilah yang membuat shalat Tahajud menjadi amalan yang sangat dicintai.

Dalam hadits lain, Rasulullah SAW bersabda bahwa hendaknya kalian mengerjakan shalat malam, karena shalat malam adalah kebiasaan orang-orang saleh sebelum kalian, dapat mendekatkan diri kepada Allah, menghapus dosa, dan mencegah dari perbuatan dosa (HR Tirmidzi, dari Abu Umamah). Hadits ini menjelaskan bahwa shalat Tahajud bukan hanya ibadah, tetapi juga sarana untuk membersihkan hati dan menjaga diri dari kemaksiatan.

Niat Shalat Tahajud

Sebelum mengerjakan shalat Tahajud, bacalah niat berikut ini:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushallî sunnatat tahajjudi rak‘ataini lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: “Aku niat shalat sunnah Tahajud dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Shalat Tahajud dikerjakan dua rakaat dengan satu salam. Tidak ada batas maksimal jumlah rakaatnya, sehingga seseorang dapat mengerjakan dua, empat, enam, delapan rakaat, atau lebih, sesuai dengan kemampuan dan kesempatannya. Setiap dua rakaat diakhiri dengan salam, lalu dapat dilanjutkan dengan dua rakaat berikutnya.

Tata Cara Shalat Tahajud

Tata cara shalat Tahajud pada dasarnya sama dengan shalat sunnah lainnya. Setelah berniat, takbiratul ihram, membaca Surah Al-Fatihah, lalu membaca surat atau ayat Al-Quran lainnya. Bacaan surat setelah Al-Fatihah bebas, sebagaimana dijelaskan dalam Surah Al-Muzammil ayat 20, yang memerintahkan untuk membaca apa yang mudah dari Al-Quran. Kemudian dilanjutkan dengan rukuk, iktidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua, lalu berdiri untuk rakaat kedua, dan diakhiri dengan tasyahud dan salam.

Setelah selesai shalat Tahajud, dianjurkan untuk membaca doa. Doa setelah shalat Tahajud yang diriwayatkan dalam hadits Bukhari dan Muslim diawali dengan kalimat: “Allâhumma rabbanâ lakal hamdu, anta qayyimus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna…” yang artinya: “Ya Allah, Tuhan kami, segala puji bagi-Mu, Engkau adalah Penegak langit dan bumi serta semua yang ada di dalamnya…” Doa ini berisi pujian kepada Allah, pengakuan atas kekuasaan-Nya, dan permohonan ampunan serta kebaikan.

Tips Membiasakan Shalat Tahajud

Membiasakan shalat Tahajud memang tidak mudah, terutama bagi yang belum terbiasa bangun malam. Ada beberapa tips yang dapat membantu. Pertama, tidurlah lebih awal agar tubuh cukup istirahat. Kedua, pasang alarm dan letakkan jauh dari tempat tidur agar kita benar-benar bangun. Ketiga, niatkan dengan sungguh-sungguh sebelum tidur untuk bangun shalat Tahajud. Keempat, mulailah dari dua rakaat saja, lalu tingkatkan secara bertahap.

Shalat Tahajud adalah amalan yang mendekatkan hamba kepada Tuhannya. Di tengah kesunyian malam, ketika semua orang tertidur, seorang hamba yang bangun untuk shalat Tahajud menunjukkan kesungguhan dan kecintaannya kepada Allah. Semoga kita semua dimudahkan untuk membiasakan shalat Tahajud dan meraih keutamaannya. Aamiin.

Sumber: NU Online — Tata Cara Shalat Tahajud: Niat, Rakaat, Bacaan Surat, dan Doanya — https://islam.nu.or.id/shalat/tata-cara-shalat-tahajud-niat-rakaat-bacaan-surat-dan-doanya-rd75P

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *