Ferrari: Peluang Terakhir Menjaga Asa Gelar Konstruktor

Ferrari: Peluang Terakhir Menjaga Asa Gelar Konstruktor

Ferrari datang ke Grand Prix São Paulo 2026 dengan tekanan yang besar. Tim asal Italia itu tertinggal 126 poin dari Mercedes di klasemen konstruktor, dan akhir pekan di Interlagos menjadi salah satu peluang terakhir mereka untuk menjaga asa gelar tetap hidup. Bila Mercedes mengungguli Ferrari tiga poin di São Paulo, gelar konstruktor akan resmi menjadi milik Mercedes.

Bagi Ferrari, situasinya sederhana sekaligus berat: mereka harus mengalahkan Mercedes dengan selisih yang cukup besar, dan berharap Mercedes kehilangan poin. Bila gagal, perebutan gelar konstruktor musim 2026 akan berakhir di São Paulo, beberapa seri sebelum musim selesai.

Ferrari: Peluang Terakhir Menjaga Asa Gelar Konstruktor
Ferrari menghadapi peluang terakhir menjaga asa gelar konstruktor di Interlagos. (Foto: Pexels)

Selisih 126 Poin dan Syarat Mercedes

Di klasemen konstruktor, Mercedes memimpin dengan keunggulan 126 poin atas Ferrari. Syarat bagi Mercedes untuk mengunci gelar di Interlagos cukup ringan: mereka hanya perlu mengungguli Ferrari tiga poin selama akhir pekan. Syarat yang sama, dari sisi Ferrari, berarti mereka harus mengungguli Mercedes dan mencegah selisih itu terjadi.

Dengan format tradisional tanpa sprint race, poin yang diperebutkan akhir pekan ini hanyalah poin dari balapan utama 71 lap pada Senin, 9 November 2026, pukul 00.00 WIB, serta poin tambahan bila ada putaran tercepat. Ferrari harus tampil sempurna di kualifikasi pada Minggu, 8 November 2026, pukul 01.00 WIB, agar bisa start dari depan dan mengendalikan balapan.

Leclerc dan Harapan Ferrari

Charles Leclerc menjadi tumpuan utama Ferrari di Interlagos. Pembalap Monako itu menempati posisi kelima klasemen pembalap, tertinggal lima poin dari George Russell di posisi keempat. Pada sesi latihan hari Jumat, Leclerc menutup FP2 di posisi ketujuh, sementara pada FP1 mobilnya dikemudikan oleh Dino Beganovic.

Leclerc tentu ingin memperbaiki catatan itu pada FP3, kualifikasi, dan balapan. Ia membutuhkan kecepatan yang lebih baik untuk bersaing dengan para pembalap Mercedes, McLaren, dan Red Bull di barisan depan. Selain itu, ia juga memburu posisi keempat klasemen pembalap yang masih dalam jangkauannya.

Rekan setim Leclerc juga menjadi kunci. Perebutan gelar konstruktor dihitung dari poin kedua pembalap setiap tim, sehingga Ferrari membutuhkan kedua mobilnya finis di zona poin, bahkan di podium, untuk mengalahkan Mercedes dengan selisih yang besar. Bila hanya satu mobil Ferrari yang tampil baik, peluang mereka akan mengecil.

Latihan Jumat: Ferrari Masih Mencari Kecepatan

Sesi latihan hari Jumat menunjukkan bahwa Ferrari masih mencari kecepatan terbaiknya di Interlagos. Pada FP1, Lando Norris menjadi yang tercepat dengan 1:11,717, diikuti Andrea Kimi Antonelli dengan selisih 0,082 detik dan Max Verstappen dengan selisih 0,236 detik. Pada FP2, Antonelli menjadi yang tercepat dengan 1:10,763, diikuti Norris dengan selisih 0,253 detik, Verstappen 0,259 detik, Russell 0,273 detik, dan Oscar Piastri di posisi kelima.

Hamilton menutup FP2 di posisi keenam dan Leclerc ketujuh, sehingga Ferrari belum menempatkan satu pun mobilnya di lima besar pada sesi latihan kedua. Bagi tim yang memburu gelar konstruktor, posisi itu tentu belum cukup. Namun, sesi latihan bukanlah hasil akhir: yang menentukan adalah kualifikasi dan balapan.

Baca Juga: Mercedes Bisa Kunci Gelar Konstruktor di Interlagos

Baca Juga: Perebutan Posisi Kedua: Verstappen vs Hamilton vs Russell

Interlagos dan Cuaca yang Mudah Berubah

Interlagos bisa menjadi kawan sekaligus lawan bagi Ferrari. Sirkuit sepanjang 4,309 km dengan 71 lap ini terkenal dengan cuacanya yang mudah berubah, dan hujan yang datang tiba-tiba bisa mengubah susunan balapan dalam sekejap. Bagi tim yang membutuhkan hasil luar biasa, kondisi yang tidak menentu justru bisa menjadi peluang: satu keputusan strategi yang tepat pada waktu yang tepat bisa membawa Ferrari ke podium.

Namun, hal yang sama berlaku sebaliknya. Bila strategi salah, Ferrari bisa kehilangan banyak poin dan gelar konstruktor justru semakin cepat diputuskan. Karena itu, akhir pekan ini akan menjadi ujian bagi seluruh tim Ferrari, dari pembalap hingga ahli strategi di pit wall.

Jadwal dan Cara Nonton F1 São Paulo

Pada Sabtu, 7 November 2026, FP3 digelar pukul 21.30 WIB, dilanjutkan kualifikasi pada Minggu, 8 November 2026, pukul 01.00 WIB. Balapan utama 71 lap akan berlangsung pada Senin, 9 November 2026, pukul 00.00 WIB. Tidak ada sprint race pada GP São Paulo 2026; formatnya tradisional.

Grand Prix São Paulo 2026 dapat disaksikan secara langsung di Indonesia melalui beIN Sports, termasuk melalui layanan beIN SPORTS CONNECT pada tautan resmi acara: beIN SPORTS CONNECT — São Paulo Grand Prix 2026. Selain itu, tersedia pula layanan resmi F1 TV dan Games Indigo LIVE.

Ferrari masih punya peluang, tetapi peluang itu kini tipis. Interlagos menjadi panggung terakhir untuk menjaga asa tetap hidup, dan tim merah dari Maranello harus tampil sempurna untuk menunda perayaan Mercedes. Apakah Ferrari mampu? Jawabannya akan terlihat pada balapan 71 lap, Senin tengah malam WIB.

Sumber: Formula 1 (https://www.formula1.com/), beIN Sports (https://connect-id.beinsports.com/).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *