Kuota internet yang cepat habis sering kali bukan disebabkan oleh pemakaian yang besar secara sadar, melainkan oleh aplikasi yang bekerja diam-diam di latar belakang, pembaruan otomatis, dan video yang memutar dalam kualitas tinggi. Kabar baiknya, ponsel Android menyediakan sejumlah pengaturan resmi untuk mengendalikan pemakaian data seluler, sehingga kuota bisa bertahan lebih lama tanpa harus berhenti total menggunakan internet. Berikut lima cara yang benar-benar tersedia di pengaturan Android, merujuk pada panduan resmi Google untuk ponsel Pixel, dengan catatan bahwa nama menu bisa sedikit berbeda pada merek ponsel lain.
Penggunaan data seluler adalah jumlah data yang diunggah dan diunduh ponsel saat menggunakan jaringan seluler. Google mengingatkan bahwa beberapa langkah hanya berfungsi di Android 8.0 dan yang lebih baru, dan pada ponsel Android versi kustom, langkah-langkahnya bisa berbeda sehingga Anda mungkin perlu menghubungi produsen perangkat. Karena itu, gunakan panduan ini sebagai patokan, dan sesuaikan nama menunya dengan ponsel Anda jika ada perbedaan kecil.

1. Periksa dulu aplikasi mana yang paling boros
Langkah pertama bukan langsung mematikan semua data, melainkan mencari tahu ke mana kuota Anda pergi. Buka aplikasi Setelan di ponsel, ketuk Jaringan & internet, lalu ketuk Internet. Di samping operator Anda, ketuk Setelan, dan di bagian atas Anda akan melihat jumlah total data yang digunakan. Untuk melihat grafik dan detailnya, ketuk Penggunaan data aplikasi, pilih jangka waktu dengan panah bawah, dan lihat jumlah data yang digunakan setiap aplikasi di bawah grafik. Dengan cara ini, Anda bisa mengetahui apakah kuota habis karena video, media sosial, atau aplikasi lain yang jarang Anda sadari.
2. Aktifkan mode Penghemat Data
Android menyediakan mode Penghemat Data yang membantu mengurangi penggunaan data seluler dengan membatasi aktivitas latar belakang dan cara aplikasi mengambil konten. Panduan Google memiliki halaman khusus berjudul “Menggunakan lebih sedikit data seluler dengan penghemat data”, yang menegaskan bahwa fitur ini memang dirancang untuk menekan pemakaian data. Aktifkan mode ini saat Anda sedang menghemat kuota, dan nonaktifkan kembali saat Anda membutuhkan sinkronisasi penuh, misalnya ketika menunggu pesan atau berkas penting yang harus segera masuk.
3. Batasi data latar belakang per aplikasi
Banyak aplikasi tetap memakai data meskipun tidak sedang Anda buka, misalnya untuk menyegarkan kabar, mengunduh konten, atau mengirim data. Google menyediakan pengaturan untuk mengizinkan atau membatasi penggunaan data latar belakang oleh aplikasi. Buka Setelan, masuk ke bagian penggunaan data aplikasi, pilih aplikasi yang paling boros, lalu batasi penggunaan data latar belakangnya. Cara ini sangat efektif untuk aplikasi yang jarang Anda gunakan tetapi diam-diam menguras kuota, tanpa harus menghapus aplikasi tersebut.
Baca Juga: Waspada Penipuan Digital: Kenali Pola, Jaga Data, dan Jangan Terburu-buru.
4. Setel peringatan dan batas penggunaan data
Google juga menyediakan pengaturan untuk menyetel peringatan agar Anda mendapat notifikasi tentang penggunaan data, serta menyetel batas dan menonaktifkan data seluler secara otomatis ketika batas tercapai. Fitur ini sangat berguna jika paket kuota Anda terbatas: Anda bisa menyetel peringatan pada ambang tertentu, misalnya ketika pemakaian mendekati batas paket, sehingga masih ada waktu untuk menghemat sebelum kuota benar-benar habis. Jika Anda menyetel batas otomatis, ponsel akan mematikan data seluler saat batas itu tercapai, sehingga tidak ada pemakaian berlebih yang tidak disadari.
5. Matikan sinkronisasi otomatis dan roaming saat tidak perlu
Pengaturan lain yang bisa dihemat adalah sinkronisasi otomatis dan roaming data. Google menyediakan opsi untuk mengaktifkan atau menonaktifkan sinkronisasi otomatis, serta mengaktifkan atau menonaktifkan roaming data. Jika Anda tidak sedang membutuhkan sinkronisasi seketika untuk semua akun, mematikan sinkronisasi otomatis untuk sementara bisa mengurangi pemakaian data latar belakang. Begitu pula dengan roaming data: pastikan fitur ini nonaktif saat Anda tidak bepergian ke luar jangkauan operator, karena roaming bisa menimbulkan pemakaian dan biaya yang tidak terduga.
Selain lima pengaturan di atas, ada kebiasaan sederhana yang bisa melengkapi penghematan kuota. Gunakan Wi-Fi saat tersedia untuk mengunduh berkas besar, memperbarui aplikasi, dan menonton video berdurasi panjang, karena panduan Google pun menempatkan koneksi Wi-Fi sebagai bagian dari pengelolaan data. Turunkan kualitas video saat menggunakan data seluler, dan tunda pembaruan aplikasi besar sampai terhubung ke Wi-Fi. Kebiasaan ini, digabung dengan pengaturan resmi di atas, biasanya memberikan perbedaan yang langsung terasa dalam beberapa hari.
Pada akhirnya, menghemat kuota bukan soal mematikan internet sepenuhnya, melainkan soal mengendalikan ke mana data pergi. Dengan memeriksa penggunaan data per aplikasi, mengaktifkan Penghemat Data, membatasi data latar belakang, menyetel peringatan dan batas, serta mengelola sinkronisasi dan roaming, Anda bisa memakai ponsel dengan lebih tenang tanpa khawatir kuota habis di tengah bulan. Jika nama menunya berbeda di ponsel Anda, ingat pesan Google: pada Android versi kustom, langkahnya bisa berbeda dan produsen perangkat adalah rujukan berikutnya. Mulailah dari pemeriksaan data hari ini, dan kuota Anda akan terasa lebih awet mulai pekan ini.
Sumber: Google, Bantuan Ponsel Pixel — “Mengurangi & mengelola penggunaan data seluler”, https://support.google.com/pixelphone/answer/2819524?hl=id.