INFO OTO: Selain transmisi continuously variable transmission (CVT), saat ini juga ada yang namanya Dual Mode Continuously Variable Transmission alias D-CVT. Model transmisi D-CVT dikenalkan PT Astra Daihatsu Motor (ADM) ketika meluncurkan Rocky, yang kemudian di gunakan juga pada All New Xenia, dan Sirion.
Termasuk saudara kembarnya, yakni Raize dan Avanza. Walau dari sisi penggunaannya sama saja dengan transmisi matik lainnya, tapi sistem kerja antara CVT dan D-CVT bisa di bilang berbeda. Pada sistem transmisi CVT, perpindahan gigi atau shifting hanya menggunakan sabuk baja saja yang menghubungkan dua buah pulley, yakni drive dan driven.
Baca juga: Fakta apa Mitos Jika Bensin Oktan Tinggi Bisa Bikin Konsumsi BBM Lebih Hemat
Sementara untuk D-CVT, tak hanya menggunakan sabuk baja saja, tapi juga ikut di kombinasikan dengan planetary gear pada batang drive dan driven pulley yang membuat split gears system.
“Kalau pada transmisi D-CVT Daihatsu, ketika pada putaran tinggi, sabuk itu di gantikan dengan plenetary tadi,” ujar Technical Service Division Executive Coordinator PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Bambang Supriyadi .






