Apakah Remap ECU Bawaan Bisa Bikin Mesin Motor Jebol? Simak Penjelasan Berikut Bestie

TIPS : Remap ECU bawaan motor untuk meningkatkan performa motor saat ini kerap di lakukan oleh user motor. berbahaya dan rawan bikin mesin motor jebol.

Nah, supaya jelas langsung tanyakan ke ahli remap ECU motor yang sudah cukup banyak menerima konsumen.

Bacaan Lainnya

“Remap ECU sendiri itu aman selama di lakukan dengan cara yang benar,” buka Ery Subagyo owner DMS Tuning spesialis remap ECU standar motor.

Biar aman, tentu saja harus melakukan riset yang cukup mendalam, terutama dalam mengubah parameter yang akan di ubah di ECU standar ini,” terangnya.

Baca juga : Yamaha N-Max Pakai Piston R15 Berapa sih Biayanya, Kuy Simak Bestie

Contohnya menggeser timing pengapian di ruang bakar harus pas hitungannya, karena komponen mesin masih standar maka tidak boleh terlalu jauh dari bawaan.

“Kalau terlalu jauh dari timing pengapian bawaan, nantinya bukan power naik malah jadi turun, serta ada masalah knocking,” lanjutnya.

“Lalu soal limiter, ini yang suka salah kaprah karena konsumen berpikirnya remap ECU adalah limiter yang di buat lebih tinggi,” ujar Ery lagi.

“Padahal kalau limiter di buka terlalu jauh sudah pasti piston tidak akan kuat dan mesin jadi jebol. Dalam beberapa kasus bahkan saya hanya meningkatkan limiter tidak sampai 500 rpm dari standarnya,” tegasnya.

“Jadi intinya remapping ECU standar motor itu aman selama tidak di lakukan asal serta harus pakai dyno test untuk memastikan lebih valid,” tutup Ery.

Nah, buat kalian yang sedang cari spesialis remap ECU standar juga bisa kontak ke Ery di nomor 085881557701.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *