Akibatnya, mobil kian sulit di kendalikan karena gerakan dinding ban semakin liar, termasuk membutuhkan jarak pengereman yang lebih jauh sehingga mengurangi keselamatan berkendara.
Dalam kondisi ekstrem di mana tekanan udara ban sangat rendah, dapat membuat ban terlepas dari velg.
Aftersales Business Division Head Auto2000 Nur Imansyah Tara, mengatakan pemilik harus ekstra waspada dan hati-hati, jangan sampai tekanan udara ban berkurang dari standar karena risikonya besar, bahkan dapat memicu kecelakaan.
“Lakukan pengecekan menyeluruh ban saat servis berkala untuk memastikan kondisinya selalu prima, termasuk tekanan udara ban agar sesuai aturan,” jelas Tara.






