Adapun ciri-ciri kerusakan auto tensioner adalah bunyi berisik dari sekitar fan belt saat mobil hidup.Saat posisi langsam atau idle fan belt ini akan berputar.
Jika auto tensioner ini rusak maka fan belt akan mengeluarkan bunyi kasar. “Karena auto tensioner sudah enggak bisa menegangkan fan belt maka terdengar bunyi kasar tersebut,” tambahnya.
Auto tensioner yang rusak tidak bisa di perbaiki.
“Kalau sudah rusak ya wajib ganti baru, jangan di biarkan karena berdampak fan belt bisa terlepas dari dudukan atau putus,” jelasnya lagi.
Janga lupa juga cek kondisi fan belt, kalau sudah terlihat rusak sebaiknya di ganti baru.






