“Pemain lebih lepas pada babak kedua, fokus, dan mengurangi kesalahan sehingga bisa cetak gol dan memenangi laga,” ujar Bima Sakti.
Meski menang, Bima Sakti meminta anak asuhnya untuk tak berpuas diri. Sebab, masih ada dua pertandingan lagi melawan Palestina dan Malaysia.
“Saya sampaikan ke pemain tidak boleh puas. Berat lawan kami anggap final juga,” tutur Bima Sakti.
“Saya bilang kurangi kesalahan terutama saat bertahan. Tak boleh euforia berlebihan karena masih ada pertandingan dan fokus melawan Palestina,” imbuhnya.






