Cara Membaca Kekentalan Oli dari Kode Tertera

TIPS : Meski dari segi tekstur oli terlihat licin dan kental, namun nyatanya oli memiliki tingkat kekentalan yang berbeda. Tingkat kekentalan oli adalah ukuran kekentalannya untuk bisa mengalir di sela-sela komponen mesin. Umumnya, tingkat kekentalan oli dinyatakan dalam kode SAE (Society of Automotive Engineer).

Baca juga : Ingin Ganti Oli Mineral ? Simak Berikut Kelebihan dan Kekurangannya

Bacaan Lainnya

Kekentalan berpengaruh besar terhadap performa oli karena oli yang bagus adalah yang kekentalannya stabil dan memiliki daya tahan terhadap suhu tinggi, serta rendah. Berbagai tipe mobil membutuhkan kekentalan oli yang berbeda untuk menjaga performa mesin sehingga Anda wajib mengetahui kekentalan yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan. Lantas, seperti apa tingkat kekentalan oli dan bagaimana cara mengetahui yang cocok dengan mobil? Berikut informasi lengkapnya.

Memahami Kekentalan Oli 

Pada dasarnya, ada dua jenis kekentalan oli, yaitu single grade dan multi grade. Ketika pertama kali diciptakan, awalnya hanya ada oli single grade, contohnya SAE 40. Jenis kekentalan ini cocok digunakan di negara yang memiliki cuaca stabil atau tidak dipengaruhi oleh perubahan suhu. 

Namun, seiring dengan perkembangannya teknologi, lahirlah oli multi grade yang memiliki dua tingkat kekentalan yang berbeda, contohnya SAE 10W-40. Oli multi grade diciptakan untuk memudahkan proses penghidupan mesin dan melindungi komponennya ketika suhu panas.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *