FIFA Matchday Kontra Burundi vs Timnas Senior Indonesia Tidak Aakan Digelar di GBK

Berita Timnas Indonesia U 23

Di SUGBK, kondisi rumput menjadi fokus. Kondisi lapangan dinilai memprihatinkan setelah beberapa event berlangsung di stadion berkapasitas 78.000 penonton tersebut. Alhasil, SUGBK tidak boleh digunakan lagi agar rumput lapangan bisa kembali ke kondisi prima dan dapat dilakukan penjahitan rumput sintetis dengan rumput asli untuk menjaga kekuatan akar.

Hal tersebut merupakan salah satu persyaratan yang diberikan FIFA kepada setiap venue Piala Dunia U20 2023. “Tadi saya sudah bicara dengan direktur GBK, apa pun yang sudah dijalankan selama ini harus kita pertahankan sama-sama dan untuk perbaikan harus segera dijalankan karena ini kondisi yang critical (genting),” kata Erick Thohir saat berkunjung ke SUGBK pada Senin (13/3/2023) sore WIB.

Bacaan Lainnya

“Ini merupakan mega lapangan di Indonesia yang sangat penting buat kejuaraan dunia, akan ada opening di sini.” “Jadi, saya harus ambil posisi tidak ada event lagi di sini, apakah itu event olahraga, event kesenian, tidak ada, karena ini sudah menjadi titik critical kalau kita tidak mau dipermalukan dalam penyelenggaraan Piala Dunia,” tutur Erick Thohir menegaskan.

Dengan demikian, sejumlah event yang kemungkinan digelar di SUGBK, termasuk pertandingan sepak bola, harus dihelat di stadion lain. PSSI pun tidak menggelar dua laga FIFA Matchday antara timnas Indonesia dan Burundi di SUGBK, melainkan di Stadion Patriot Candrabhaga. Selain itu, pertandingan Liga 1 antara Persija dan Persib yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Maret, juga tidak bisa digelar di SUGBK.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *