“Melengkung kalau lama-lama di gunakan, karena pampat akhirnya saringan tersedot, ini akan semakin parah bila sampai bahan saringan udara yang dari bahan kertas itu koyak, lalu serpihannya masuk,” ucap Ibrohim.
Dia menjelaskan serpihan saringan udara bisa tersangkut di sensor udara, yang mengakibatkan performa mesin terganggu.
“Serpihan saringan udara itu bisa mengganggu sensor udara dalam mengukur jumlah udara, sehingga ECU menerima laporan jumlah udara yang kurang tepat, akhirnya mesin tergangu dan konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros,” ucap Ibrohim.
Jadi, dalam memilih saringan udara aftermarket tidak boleh hanya memperhatikan faktor harga yang murah saja, tapi perlu mempertimbangkan kualitas yang baik agar tidak mengakibatkan masalah pada mesin.






