TIPS : komponen pengereman pada motor juga menjadi alat penentu keselamatan, terutama jika terjadi rem blong mendadak.
Umumnya, aka nada interval pengereman yang berkurang karena kontur jalanan menurun panjang , dan mengakibatkan suhu panas rem menjadi berlebihan.
Baca juga : Berikut Ciri-ciri Roller CVT Motor Harus Diganti
Baca juga : Berikut Ciri-ciri Roller CVT Motor Harus Diganti
Lantas bagaimana biar aman? Begini :
- Perhatikan betul, jika sedang berada di atas bukit, menuju jalan ke bawahh, tidak dianjurkan menekan rem terlalu lama.
- Rem secukupnya. Lakukan secara perlahan, biarkan kecepatan motor terkontrol sendirinya.
- Bila dalam perjalanan ini muncul keanehan seperti bau terbakar, atau keluar asap, upayakan langsung berhenti saja. Walaupun motor skutik tidak mempunyai engine brake, tetapi pengereman yang benar sudah sangat cukup.
- Skutik dapat berhenti atau berkurang kecepatan dengan menggunakan dorongan tenaga. Caranya putar tuas gas sembari imbangi dengan menyeimbangkan putaran mesin.
- Lantas, mainkan gas untuk menjadi semacam engine brake manual. Putar gas sesuai kebutuhan. Hambatan muncul sendirinya dari hentakan-hentakan mesin.
- Lakukan interval untuk jeda waktu pengereman sepanjang 3-6 detik untuk mengurangi tekanan suhu panas permukaan rem.
- Teknik ini akan menyelamatkan pengendara dari ancaman bahaya. Kontrol pengendalian kendaraan juga mencakup batas kecepatan.
- Dalam kondisi darurat manuver menghindar tidak terlalu sulit karena kecepatan masih terkendali.
- Lakukan rem dengan ditekan tapi terjeda, lakukan teknik rem, buka, rem, secara berulang.
Nah, jika sudah tahu Langkah-langkah pengereman tersebut, jangan lupa, selalu lakukan pemeriksaan dan perawatan motor berkala secara rutin






