Ingin Membersihkan Radiator Mobil Sendiri ? Berikut Tips nya

Bersihkan bagian inti radiator

Setelah membersihkan selang radiator, selanjutnya anda dapat membersihkan bagian inti radiator mobil. Bagian inti radiator adalah core tank, untuk bagian ini biasanya dapat anda bersihkan dengan cara mengisi air pada radiator.

Selanjutnya pastikan bahwa air keluarannya merupakan air bersih. Terdapat hal penting yang perlu anda perhatikan sebelum membersihkan bagian mobil ini.

Bacaan Lainnya

Pastikan keadaan selang yang menuju mesin mobil dapat mengalirkan air dalam keadaan yang lancar. Sehingga anda perlu berhati-hati dalam memilih air yang dapat anda gunakan untuk membersihkan bagian inti radiator.

Anda dapat menggunakan radiator coolant, namun bila anda susah dalam menemukan jenis air ini anda dapat menggunakan air galon biasa.

Hindari penggunaan air sumur karena kandungan kapurnya yang cukup tinggi dapat memacu pertumbuhan kerak pada area dinding radiator serta mesin mobil.

Nyalakan mesin untuk menguras air radiator

Pada saat air keluaran radiator dirasa sudah bersih, anda dapat menyalakan mesin kendaraan mobil. Namun tentunya hal ini dapat anda lakukan setelah menutup bagian tangki radiator.

Panaskan mesin mobil sekitar 15 menit hingga thermostat naik di posisi tengah. Perhatikan air keluaraan pada radiator, pastikan air keluaran lancar dan tidak membawa berbagai kotoran.

Bila benar-benar sudah habis, anda dapat mematikan kembali mesin mobil dan tunggu keadaan mesin hingga kosong.

Mengulang pembersihan radiator mobil

Cara membersihkan radiator mobil selanjutnya adalah dengan mengisi radiator mobil hingga dalam keadaan penuh. Kemudian tutup bagian tangki dengan penutup radiator.

Namun pengisian air radiator ini dilakukan hingga mesin sudah dalam keadaan dingin. Kemudian nyalakan kemabli mesin mobil agar ai radiator mobil dapat dapat kembali keluar sampai habis tak tersisa.

Langkah ini dapat anda ulang 2-3 kali untuk memastikan tidak ada kerak lagi yang tersisa pada bagian dalam radiator.

Pembersihan ini juga dilakukan agar air radiator mengalami sirkulasi. Selain itu, hal ini dilakukan agar sisa cairan pembersih dapat ikut terangkat melalui air keluaran radiator yang dialirkan secara terus menerus.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *