Namun, Everton Nascimento mampu ke luar sebagai pahlawan Pasukan Ramang lewat dua golnya masing-masing di menit 48 dan 90+2.
RD mengakui kelemahan timnya dalam laga tersebut, yakni para pemain RANS terlalu sering melepaskan penjagaan lawan. Di sisi lain, kartu merah yang dikeluarkan wasit untuk pemain RANS juga punya andil dalam hasil minor tersebut.
“Sejak babak pertama sampai menit 60-70 babak kedua, kita masih mampu untuk berkoordinasi dengan baik. Akan tetapi setelah itu kami mulai memberikan ruang terlalu besar untuk improvisasi permainan mereka [PSM],” ujar Rahmad Darmawan dalam wawancara pascalaga.
Di kubu seberang, Persija menuai hasil imbang 1-1 saat bersua Persikabo 1973 pada pekan ke-4 lalu. Macan Kemayoran sempat unggul 1-0 lebih dulu sebelum akhirnya disamakan oleh tuan rumah.
Hasil imbang yang dituai Hanno Behrens dan kawan-kawan sama sekali tidak membuat Thomas Doll puas. Pelatih asal Jerman tersebut mengatakan bahwa performa timnya masih jauh dari kata maksimal.
“Saya kecewa dengan permainan tim, terutama di babak kedua. Begitu juga dengan para pemain, mereka kecewa, karena malah banyak kehilangan bola dengan mudah.
Persikabo punya 2-3 peluang berbahaya, yang untungnya disia-siakan oleh mereka,” ujarnya, dilansir kanal Youtube resmi klub.
Pelatih yang pernah menukangi Borussia Dortmund tersebut menegaskan bahwa ini masih awal. Para pemain masih butuh banyak adaptasi, baik dengan rekan setim maupun dengan strategi yang ia terapkan.
“Intinya kami butuh waktu. Saya jamin kami akan bermain lebih baik lagi dan hasil kemenangan itu pun akan datang,” tegasnya.






