Namun, sejumlah masalah The Reds Devils kembali terkuak ketika menghadapi Brighton pekan lalu.
Sektor tengah yang di gawangi Scott McTominay dan Fred terlihat kurang menjanjikan, baik saat membangun serangan maupun bertahan.
Hasil minor ini juga menjadi catatan tersendiri bagi ten Hag sebagai pelatih anyar The Red Devils. Ia menjadi manajer kedua MU yang menuai kekalahan di laga pertama EPL setelah Louis van Gaal pada Agustus 2014 silam.
Untuk menghindari performa serupa, ten Hag berniat mengevaluasi tim. “Terkadang kami bermain lebih baik di pra musim, hari ini kami mengalami periode yang sangat buruk selama babak pertama dan kami harus belajar dari itu,” ujar ten Hag.
Lawatan ke Brentford dapat menjadi kesempatan reuni Christian Eriksen dengan mantan klubnya. Selama paruh kedua musim lalu, gelandang asal Denmark itu membela The Bee.
Eriksen bermain sebanyak 11 kali dengan membukukan 1 gol dan 4 assist. Meski bermain imbang melawan Leicester City, Brentford berhasil menunjukkan penampilan yang optimal.
Hal itu terlihat ketika The Bee tertinggal dua gol lebih dulu dari Leicester City. Ivan Toney dan Josh Dasilva keluar sebagai pahlawan untuk membawa Brentford terhindar dari kekalahan.
Permainan Brentford yang pantang menyerah dapat memotivasi mereka untuk menyulitkan MU.
Andai mampu memetik hasil positif maka dapat menjadi langkah bagus Brentford di musim kelimanya bersama Thomas Frank. Kembali bertahan di EPL dapat menjadi target realistis klub yang baru promosi dua tahun lalu itu.






