Tak hanya itu, pergerakan transfer yang aktif memberi tambahan amunisi baru bagi Milan. Sejumlah sektor mulai diperkuat oleh Rossoneri.
Mulai dari striker Divock Origi yang didaratkan dari Liverpool hingga gelandang serang Charles De Ketelare yang direkrut dari Club Brugge.
Penampilan Udinese selama pramusim memang tidak secemerlang AC Milan. Klub arahan Andrea Sottil cuma memenangkan dua dari lima laga uji coba.
Ketika dihadapkan dengan tim tangguh, Udinese masih kesulitan memberi perlawanan. Ini terlihat ketika ditundukkan Bayer Leverkusen dan Chelsea.
Sektor pertahanan tampaknya akan jadi perhatian Udinese. Terlebih, Udinese telah kebobolan sebanyak 58 kali di Serie A musim lalu. Empat pemain berposisi bek berhasil direkrut Udinese pada bursa transfer kali ini. Salah satunya adalah Jaka Bijol.
Udinese berhasil mendapatkan jasa bek tengah berusia 23 tahun ini pada 14 Juli 2022. Ia didatangkan dari CSKA Moskow. Keberadaan Jaka Bijol diharapkan dapat memperkokoh barisan belakang Udinese. Ia pun berpeluang melakukan debutnya saat melawan Milan.
“Mereka adalah juara bertahan, itu akan menjadi pertandingan yang sulit seperti setiap pertandingan Serie A. Saya mengharapkan musim di mana kami bisa melakukan hal-hal yang sangat baik,” tutur Jaka Bijol.
Perkiraan Susunan Pemain AC Milan vs Udinese
Olivier Giroud kemungkinan masih jadi pilihan utama Stefano Pioli untuk berperan sebagai juru gedor. Kedatangan Divock Origi tampaknya masih belum menggoyahkan posisinya.
Di kubu seberang, Udinese tampaknya cenderung mengusung formasi 3-5-2 dengan memasang Deulofeu dan Success sebagai duet lini depan.






