Meski demikian, Service Manager Auto2000 Yuly Kridiawan, mengatakan, tidak ada perbedaan jadwal servis atau interval pergantian oli mesin antara mobil hybrid dengan mobil konvensional.
“Kendaraan hybrid untuk penggantian oli mesin sama dengan yang non hybrid, yaitu 10.000 Km atau 6 bulan, mana yang tercapai lebih dulu,” ujar Yuly, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini. Hal senada dikatakan oleh Denny Sulistyo, Kepala Bengkel Honda Jakarta Center. Dia mengatakan, untuk mobil hybrid Honda (All New CR-V e:HEV) yang ada saat ini, perawatannya masih sama dengan mobil konvensional non turbo.
“Jadi, untuk penggantian oli mesinnya setiap 10.000 Km atau 6 bulan, mana yang tercapai lebih dahulu,” kata Denny. Denny menambahkan, untuk olinya disarakan menggunakan 0W-20. Penggunaan jenis oli mesin juga sama antara mobil hybrid dengan mobil non hybrid.
Untuk diketahui, saat ini Toyota sudah meluncurkan banyak mobil hybrid, seperti Kijang Innova Zenix HEV, RAV4 GR Sport PHEV, Yaris Cross HEV, Corolla Cross HEV, Corolla Altis HEV, dan Camry HEV. Sementara Honda, baru memiliki satu model, yakni All New CR-V e:HEV.






