TIPS – Minyak rem yang biasa di gunakan pada kendaraan kita pada dasarnya memiliki peran yang sangat penting sehingga kita untuk wajib mengetahui pemilihan minyak rem sesuai dengan peruntukanya.
Karena minyak rem sendiri memiliki jenis yang berbeda berdasarkan peruntukanya agar performa pengereman dapat bekerja secara optimal.
“Jadi rem itu sifatnya fluida, dari pedal rem ke kaliper rem itu yang menggerakkan adalah sistem fluida. Ada minyak rem di dalamnya yang harus tidak boleh ada udara pada pipa dari master rem atas.
Sampai kaliper yang ada di roda,” kata Dealer Technical Support Dept Head PT Toyota Astra Motor Didi Ahadi.
Baca juga : Tips Cara Merawat Rem Tromol Agar Tetap Pakem, Simak hal Berikut
Umumnya, minyak rem mengandung Poly Glycol, Glycol Ether, dan Additive. Poly Glycol merupakan cairan dengan tingkat kekentalan yang tinggi dan berfungsi sebagai pelumas.
Kandungan dalam minyak rem
Poly Glycol juga bisa mengurangi pengaruh terhadap karet. Kemudian, Glycol Ether akan mengontrol kekentalan, titik didih, juga kestabilan karet. Yang terakhir, Additive, bertugas untuk mencegah korosi dan oksidasi.






