Untuk coakan klep atau relief pada piston harus presisi menampung bukaan klep pada saat proses overlaping (pembilasan). Jarak bebas klep saat overlap terhadap kedalaman coakan piston minimal 2mm untuk motor korek harian. Berjaga-jaga apabila klep sedikit terlambat menutup atau floating pada saat high RPM.
Masih seputar piston, celah alias gap ring piston yang baik juga berpengaruh pada performa, terutama suhu yang dihasilkan. Untuk mesin yang kompresinya nggak terlalu tinggi sebaiknya gap ring kompresi ditata agar nggak lebih besar dari 0,15mm. Antara dinding liner dan ekor piston pun musti dikasih celah kurang lebih 0,3 – 0,4mm. Jadi ketika menerima hasil kolter, gerak piston dari TMB ke TMA harus lancar dengan gap ring yang relatif rapat.
Ukur Kompresi Mesin Motor Korekan
Wajib hukumnya meskipun budget nggak memungkinkan untuk dilakukan porting, menghitung kompresi ideal harus dilakukan. Tujuannya untuk mengetahui bahan bakar apa yang nantinya bisa diisikan ke tangki BBM. Jangan sampai mesin korekan dengan kompresi 15:1 dipaksa minum premium, atau justru mau bikin mesin balap kompresinya 10:1 dikasih avgas. Ya meskipun bisa saja motornya dikasih judul balap dengan bahan bakar premium, asal patokan kompresinya sesuai oktan.






