Motor yang Jarang Dipakai, Sebaiknya Ganti Oli Menurut Waktu atau Jarak tempuhnya?

Kondisi tersebut bukan tanpa sebab, karena meski motor jarang digunakan, namun oli yang sudah ada di dalam mesin dalam jangka waktu tertentu kualitasnya bisa menuru.

“Oli yang tersirkulasi dalam mesin kualitasnya bisa menurun seiring berjalannya waktu. Penguapan atau kondensasi di dalam mesin yang dingin apabila tercampur dengan oli bisa menyebabkan oli rusak,” ucapnya.

Bacaan Lainnya

Jika viskositas sudah berubah, otomatis kemampuannya dalam melumasi komponen jadi tidak maksimal. Senada, Kepala Bengkel Yamaha Mataram Sakti Setyabudi Hari Santoso juga mengatakan hal yang sama.

Dia menyebut, pemilik kendaraan harus sadar bahwa kualitas oli dalam mesin lambat laun akan menurun.

Faktornya beragam, salah satunya jam terbang kendaraan saat digunakan melewati kemacetan. Meski cenderung jarak tempuh lebih pendek, kondisi macet suhu panas mesin yang lebih tinggi menyebabkan kualitas oli berubah.

“Saat macet dan posisi diam, oli tetap saja bersirkulasi dan bekerja. Suhu panas mesin lebih tinggi, oksidasi dan penguapan oli membuat kualitas oli menurun,” ujar Hari.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *