Mudik Pakai Mobil Masa Inreyen, Apakah Aman ?

Nissan Mitsubishi Keicar, mobil mungil nissan livina

Meski demikian, Bambang menyarankan membawa mobil baru sebaiknya digunakan seperti pemakaian harian. Artinya tidak perlu perlakuan khusus yang membuat pengemudi nantinya bisa kagok.

“Kalau digeber secara berlebihan yang timbul adalah gejala knocking pada mesin. Pakai mobil sewajarnya saja untuk membuat usia pakai kendaraan menjadi awet,” terangnya.

Bacaan Lainnya

Soal inreyen, dirinya menilai bahwa fase tersebut sudah tidak begitu relevan untuk mobil baru yang diproduksi akhir-akhir ini, karena teknologi pembuatan mobil yang sudah semakin maju.

“Teknologi campuran material piston, bearing, camshaft pada mobil-mobil sekarang sudah lebih baik saat ini sehingga tidak mudah aus,” pungkas Bambang.

Apalagi, sebelum unit diserahkan kepada konsumen, pabrikan dan pihak diler sudah memeriksa kondisi unit sehingga bisa langsung dipakai.

Senada dengan Bambang, Product Planning Wuling Motors Danang Wiratmoko menambahkan, pemilik sebenarnya cukup melakukan general check up sebelum mobilnya dipakai untuk mudik.

“Sama saja seperti mobil yang sudah lama, lakukan pemeriksaan komponen seperti ban, lampu-lampu, rem, aki, dan juga performa mesin,” jelas Danang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *