INFO OTO : Kenaikan harga pertailte tidak menyurutkan minat masyarakat untuk menggunakannya, yang berdampak antre membeli Pertalite di SPBU karena antrean BBM jenis ini sering mengular.
Mereka kemudian beralih antre membeli Pertamax karena antreannya tidak panjang. Keperluan mendesak menjadi alasan pengendara tidak mau antre berlama-lama untuk membeli Pertalite.
Baca juga : Rantai Motor yang Sudah Kendur Bolehkah Dipotong ?
Nah, kebiasaan beralih membeli Pertalite ke Pertamax ternyata berisiko terhadap mesin kendaraan. Ada efek negatif motor berkompresi mesin rendah jika diisi bensin dengan oktan tinggi seperti Pertamax.
Seperti kita ketahui, semakin tinggi nilai oktan bensinnya maka semakin sulit untuk terbakar.
“Mesin dengan kompresi rendah enggak mampu membakar sempurna bensin yang punya oktan tinggi,” ucap Dicky Nurjaman selaku Teknisi R Pit Yamaha Harapan Motor.”Efeknya, masih ada sisa bensin yang enggak terbakar di ruang bakar,” tambahnya.






