Perhatikan Cara Rawat Rantai dan Gir Motor Yang Benar Biar Awet

Lebih baik lagi, menurut dia, jika sebelum memberikan pelumas, rantai yang kotor dibersihkan agar cairan pelumas bisa meresap ke dalam pin dan mata rantai.

“Rantai yang bersih cairan pelumas bisa menjangkau celah-celah sempit antara pin dan rantai. Untuk membersihkan kotoran bisa menggunakan cairan degreaser,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Tak boleh terlewatkan, kata Untung, kekencangan rantai juga harus benar-benar diperhatikan. Mudah saja, pemilik kendaraan bisa memperhatikan patokan ukuran yang terletak pada ujung bagian swing arm.

Rumus hitungan yang dapat digunakan untuk penyetelan yakni ketegangan rantai harus sesuai ukuran standar 25 milimeter.

“Bisa di cocokan dengan perhitungan manual 20 pin mata rantai. Jika memang kondisi fisik rantai sudah terlalu kendur tak bisa di stel,” ucapnya.

Sedikit berbeda, Kepala Bengkel Yamaha Mataram Sakti Pedurungan Hendro Mahardika menyinggung soal cairan pelumas rantai. Menurut dia, sangat tidak direkomendasikan untuk menggunakan oli bekas. Partikel gram besi sisa pembakaran mesin dikhawatirkan bisa bereaksi merusak rantai.

“Lebih baik pakai oli baru untuk pelumas rantai. Kalau terbiasa pakai oli bekas selain estetika kurang bagus (kotor) rantai dikhawatirkan cepat kendor,” katanya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *