“Misalkan mobil berpenggerak belakang atau Rear Wheel Drive (RWD) maka ban belakang tersebut akan lebih cepat aus,” jelasnya.
Jadi waktu pemakaian ban akan menjadi lebih singkat akibat rotasi ban tidak dilakukan.
Kita akan membeli ban lebih cepat akibat ban sudah botak Rotasi ban idealnya dilakukan setiap 10.000 km sekali.
“Enggak ada keharusan balancing setelah melakukan rotasi ban,” tambah Triyono. Hanya saja yang terpenting pastikan kekencangan baut roda sudah pas. Itulah alasan kenapa penting untuk melakukan rotasi ban.






