“Semua hal ini tentu mendorong biaya yang sangat tinggi. Ditambah kalian memiliki separuh motor di grid yang kemudian bisa diatur siapa yang akan menang nanti. Itu tidak adil dan bukan seperti itu seharusnya kejuaraan dunia….” seru Casey keras. Stoner bersikeras bahwa MotoGP harus melihat pelajaran yang terjadi pada Formula 1. Ditanya apakah MotoGP benar-benar bisa ‘mundur’ dalam hal perkembangan teknis, dia menjawab..
” Tentu bisa. F1 melakukannya dan mengambil segalanya dari para tim. Suspensi [aktif] yang bisa diatur pergerakannya dilarang tahun 1994. Lalu traksi kontrol dihapus tahun 2008. Semua bisa dimundurkan (secara teknologi) jika memang tidak realistis dan mengada-ada, aturan yang keras dan detil sehingga tidak bisa dilanggar oleh siapa pun. Aturan yang tidak berubah selama 10 tahun sehingga orang tahu bahwa jika mereka menyusun rencana dan menyusun anggaran, semuanya tetap berada dalam jangkauan….
“Yamaha memiliki sasis yang bagus dan mesin yang lembut, tetapi ada kesalahan karena mereka tidak pernah memiliki mesin yang bertenaga. Kemudian kalian memiliki motor dengan mesin yang kuat namun sulit mendapatkan traksi ban. Setiap motor memiliki plus minus. Sekarang tidak, kamu memiliki perang kloning. Setiap tim hanya perlu menyalin hal yang sama dan menuju arah yang sama karena tidak ada pilihan. Kalian tidak melihat pro dan kontra lagi. Motogp memiliki kamera slow motion yang luar biasa tapi tidak berguna dan hanya membuang-buang waktu saat kalian melihatnya. Karena kini kalian hanya melihat motor melewati tikungan….
“Tidak ada wheelie, tidak ada guncangan…tidak ada lagi ban sliding, tidak ada gambar pembalap yang menunjukkan kontrol yang luar biasa. Karena ketika motor keluar tikungan….pembalap tinggal putar gas dan tidak akan terjadi apapun. Ya…kami seperti bukan menonton Motogp lagi. Ini yang membuatku frustasi, karena aku sangat menyukai olahraga ini….menyukai sisi balap dari olahraga ini, tapi aku kecewa melihat perkembangannya….
” Semua hal ini (aero, ride height device dll)….tidak hanya menghabiskan banyak biaya untuk dikembangkan, tetapi juga sangat mahal ketika mereka merusaknya, itu hanya membuat anggaran menjadi tidak proporsional. Lihatlah perangkat ride height device. Ketika semua pembalap menggunakannya, semua pembalap melakukan hal yang persis sama. Jadi menurutku…Singkirkan itu !! Biarkan pembalap membuat kesalahan keluar dari tikungan. Kami tidak menginginkan kejuaraan Motogp dengan motor tunggal yang identik, kami menginginkan perbedaan….






