Oli Mineral (Non-Sintetik)
pengolahan minyak bumi
Perbedaan mendasar dari oli mineral sendiri terbuat dari ekstrak minyak mentah yang bahannya benar-benar diambil dari pengolahan minyak bumi, sob! Lalu olahan mineral ini ditambah beberapa zat aditif agar bisa bekerja lebih baik. Meski begitu, tetap saja kinerjanya belum secanggih oli sintetik. Daya tahan dinilai masih kurang karena mengandung kotoran yang masih cukup tinggi yang dibawa dari pengolahan itu sendiri. Namun jangan salah, oli jenis ini punya kelebihan loh! Antara lain :
Kelebihan oli mineral:
Mengikis komponen baru (silinder blok) agar kedua komponen bertautan bisa selaras.
Menjaga mesin motor lawas lebih awet.
Getaran mesin cenderung lebih halus saat mesin dingin.
Harga yang jauh lebih murah dibanding oli sintetik.Kekurangan oli mineral:
Struktur molekul yang nggak seimbang.
Meninggalkan kerak pada permukaan komponen mesin.
Performa mesin terasa berbeda saat suhu mesin dingin dan panas.Oli Mineral Dan Sintetik, Bagus Mana?
jenis oli motor full sintetis
Pemakaian oli sintetik disarankan untuk mesin dengan teknologi terbaru yang menuntut sistem pelumasan yang lebih baik, yang mana celah antar part lebih sempit (presisi). Pada mesin dengan spesifikasi tinggi (penggunaan khusus) seperti balap, “fitur” pada oli sintetik sangat dibutuhkan. Sebab kandungan atau unsur yang terdapat dalam cairan pelumas ini memang diciptakan agar performa yang lebih maksimal.
Lebih baik sobat menggunakan oli yang sesuai dengan spesifikasi dan karakter mesin motor kalian. Misal, motor dengan tahun produksi 2010 keatas disarankan untuk memilih oli sintetik sebagai pelumas kendaraan Kalian, baik itu oli semi sintetik (campuran dengan oli mineral) atau oli full-sintetik. Begitu sebaliknya, dibawah tahun tersebut, sobat bisa lebih hemat jika pakai oli mineral.






