Tau Gak sih? Ban Michelin Ternyata Dibikin dengan Air Limbah loh

Dalam fasilitas ini, air limbah dan air sisa di olah dan di daur ulang melalui serangkaian proses fisik dan kimiawi termasuk penyaringan dan penjernihan. Setelah melalui keseluruhan proses tersebut, air daur ulang di tampung dalam tangki-tangki air untuk disalurkan bagi kegunaan umum sehari-hari maupun dalam proses produksi ban.

Pengoperasian Fasilitas Daur Ulang Air Limbah Tahun 2022

Pada 2022 di mana pengoperasian fasilitas daur ulang air limbah pertama kali di jalankan, rival dari Goodyear ini telah berhasil menurunkan tingkat penggunaan air tanah sebesar 14 persen di bandingkan tahun sebelumnya.

Bacaan Lainnya

Dalam lima tahun mendatang, perusahaan yang identik dengan warna birunya menargetkan peningkatan penggunaan air daur ulang dalam keseluruhan proses produksi dan mengurangi penggunaan air tanah hingga mendekati 100 persen.

Dengan demikian, hampir seluruh proses produksi ban di pabrik akan menggunakan air daur ulang.

“Saat ini air daur ulang hanya di gunakan untuk sebagian kecil proses produksi dan lebih banyak di pakai di operasional umum.

Secara bertahap dalam lima tahun ke depan, penggunaan air daur ulang akan di tingkatkan hingga mencakup aktivitas produksi yang lain seperti pendinginan dan steam. Air hasil daur ulang ini juga memiliki kualitas yang sangat baik sehingga aman untuk dikonsumsi,” ujar Kartika.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *