OTO TIPS : Mesin membutuhkan pelumas agar selama bekerja tidak mengalami gaya gesek berlebihan yang dapat membuat suhu mesin menjadi lebih panas dan komponen cepat aus. Di pasaran beredar banyak jenis oli dan spesifikasinya.
Baca juga : Pemerintah Jepang Cabut Sertifikasi Uji Tipe Daihatsu Gran Max Buatan Indonesia
Untuk pelumas mesin sendiri terdapat beberapa indikator spesifikasi, yakni kekentalan, kualitas performa, dan bahan bakunya. Lantas, bagaimana cara memilih oli mesin yang sesuai untuk mobil yang kita miliki?
Hasan Ariyanto, Pemilik Mandiri Auto Klaten, mengatakan, pemilihan oli bisa mengacu pada buku panduan perawatan. “Misal oli yang direkomendasikan di buku tertulis SAE 10W-30 maka bisa dimainkan menjadi sedikit lebih encer ke 5W-30 atau kental 10W-40 disesuaikan dengan kebutuhan,” ucap Hasan . Oli lebih encer digunakan dengan tujuan untuk meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar sehingga tarikan mesin menjadi lebih enteng.
“Hanya saja, dalam mengubah spesifikasi oli lebih encer tidak boleh berlebihan, tetap harus melihat batasnya, begitu juga untuk mobil lawas sebaiknya menggunakan oli lebih kental,” ucap Hasan. Hasan mengatakan, dalam mengubah spesifikasi oli lebih kental juga tidak boleh berlebihan karena dampaknya dapat menyebabkan tarikan mesin menjadi lebih berat. “Seiring pemakaian, keausan pasti terjadi dalam skala kecil sehingga mengubah celah antarkomponen, suara mesin bisa lebih kasar, ini bisa diantisipasi dengan pakai oli sedikit lebih kental,” ucap Hasan.






