Tips Hindari Helm Berembun Saat Berkendara

Pasang Antifog pada kaca helm

Tips agar kaca helm tidak berembun yang kedua adalah dengan memasang pinlock pada kaca helm. Pinlock merupakan elemen untuk menghalau embun pada kaca helm berbentuk lapisan plastik khusus. Meski dapat menangkal embun pada kaca helm, bukan berarti pinlock ini tak dirawat begitu saja. Pinlock ini harus rutin dibersihkan menggunakan air hangat yang bersih tanpa menggunakan deterjen. Pembersihan harus dilakukan secara perlahan dan selanjutnya dilap menggunakan kain yang lembut, seperti kain microfiber.

Perawatan ini bertujuan agar pinlock bisa tetap berfungsi dengan optimal, karena pinlock yang rusak justru malah dapat menganggu pandangan pengguna saat memakai helm dengan kaca visor yang tertutup.

Bacaan Lainnya

Semprotkan cairan anti-fog pada kaca helm

Untuk memberi perlindungan lebih ekstra pada kaca helm agar tak mengembun dan mengaburkan jarak pandang saat riding, kamu juga bisa menggunakan cairan anti-fog. Cairan anti-fog ini berfungsi untuk mencegah air menempel pada permukaan kaca helm dan mempercepat penguapan cairan tersebut sehingga embun tak gampang muncul di permukaan helm.

Pengaplikasiannya sendiri cukup mudah. Kamu hanya perlu menyemprotkan cairan anti-fog ini ke permukaan bagian dalam kaca helm. Jika kamu menggunakan kacamata, kamu juga bisa menyemprotkan cairan ini ke permukaan lensa kacamatamu agar kacamatamu tak mudah berembun.

Sayangnya, daya tahan cairan anti-fog ini tak begitu tahan lama. Biasanya hanya dapat menghalau embun hingga 24 sampai 48 jam saja. Agar lebih awet, kamu bisa menyemprotkan cairan ini secara berkala sehingga kaca jadi tak mudah untuk berembun.

Gunakan water-repellent di bagian permukaan luar kaca helm

Tetesan air hujan yang menempel di kaca helm bisa jadi salah satu penyebab kaca helm bagian dalam jadi mengembun dan menganggu pandangan saat berkendara. Untuk mencegah hal ini, kamu bisa menggunakan cairan water-repellent dengan cara disemprotkan di bagian luar kaca helm.

Cairan water-repellent ini memberikan efek seperti air pada daun talas. Sehingga penggunaan cairan water-repellent akan membuat air tak menempel di bagian permukaan kaca helm dan pengembunan jadi lebih mudah dihindari.

Memakai masker anti-fog

Masker anti-fog ini bentukannya serupa dengan masker pada umumnya. Namun di bagian cuping hidung terdapat semacam nose clip yang dapat menahan udara yang dihembuskan keluar ke atas dan membuat kaca helm jadi berembun.

Selain itu masker ini juga akan sangat berguna bagi para pengendara motor yang menggunakan kacamata, karena biasanya hembusan nafas ini selain dapat menimbulkan embun di kaca helm juga dapat menimbulkan embun di lensa kacamata.

Pada masker anti-fog ini juga tersedia lubang-lubang kecil agar penggunanya bisa tetap bernafas dengan lancar dan tak merasakan pengap.

Karena pandemi di Indonesia juga masih belum sepenuhnya reda dan orang-orang masih harus menggunakan masker saat beraktivitas di tempat publik, penggunaan masker ini memang menjadi salah satu hal yang krusial. Adapun jika kamu ingin menggunakan masker yang memiliki proteksi yang baik tapi tak menimbulkan embun di kaca helm, kamu bisa menggunakan jenis masker KN95, KF94, ataupun masker duckbill.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *