Al-Qur’an adalah pedoman hidup bagi umat Islam, diturunkan sebagai petunjuk, rahmat, dan penenang hati. Membacanya setiap hari adalah amalan yang ringan, tidak membutuhkan biaya, dan dapat dilakukan di mana saja, tetapi pahalanya sangat besar. Sayangnya, amalan yang ringan ini sering terabaikan karena kesibukan. Padahal, setiap huruf yang dibaca dari kitab suci ini mengandung kebaikan yang dilipatgandakan.
Membaca Al-Qur’an bukan sekadar melafalkan huruf-huruf Arab. Dalam Tafsir Wajiz atas surah Fathir ayat 29, dijelaskan bahwa membaca Kitab Allah berarti juga mengkaji dan mengamalkan kandungannya. Orang yang membaca Al-Qur’an, menegakkan salat dengan sempurna syarat dan rukunnya, serta menginfakkan rezekinya, itulah tanda orang yang takut kepada Allah. Membaca Al-Qur’an setiap hari adalah langkah pertama menuju pengamalan yang lebih dalam.

1. Perniagaan yang Tidak Akan Pernah Rugi
Allah berfirman dalam surah Fathir ayat 29:
اِنَّ الَّذِيْنَ يَتْلُوْنَ كِتٰبَ اللّٰهِ وَاَقَامُوا الصَّلٰوةَ وَاَنْفَقُوْا مِمَّا رَزَقْنٰهُمْ سِرًّا وَّعَلَانِيَةً يَّرْجُوْنَ تِجَارَةً لَّنْ تَبُوْرَ
“Innalladzîna yatlûna kitâballâhi wa aqâmush-shalâta wa anfaqû mimmâ razaqnâhum sirraw wa ‘alâniyatay yarjûna tijâratal lan tabûr.”
Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca Kitab Allah (Al-Qur’an), menegakkan salat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepadanya secara sembunyi-sembunyi dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perdagangan yang tidak akan pernah rugi.” (QS Fathir: 29)
Ayat ini menggambarkan membaca Al-Qur’an sebagai sebuah perniagaan dengan Allah, perniagaan yang tidak akan pernah merugi. Perniagaan di dunia bisa untung bisa rugi, tetapi perniagaan dengan Allah melalui membaca kitab-Nya selalu mendatangkan keuntungan di akhirat. Inilah janji yang seharusnya memotivasi kita untuk tidak melewatkan satu hari pun tanpa membaca Al-Qur’an.
Baca Juga: Keutamaan Shalat Tahajud: Ketenangan di Sepertiga Malam
2. Satu Huruf, Sepuluh Kebaikan
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Barang siapa membaca satu huruf dari Kitab Allah, maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh.” (HR Tirmidzi). Hadis ini menunjukkan betapa murahnya pahala yang Allah berikan: setiap huruf yang kita baca bernilai sepuluh kebaikan.
Bayangkan jika kita membaca satu halaman Al-Qur’an setiap hari. Satu halaman mengandung ratusan huruf, yang berarti ribuan kebaikan dalam hitungan menit. Jika dibaca setiap hari selama sebulan, pahalanya akan menumpuk menjadi puluhan ribu kebaikan. Amalan yang tampak kecil ternyata menjadi investasi akhirat yang sangat menguntungkan, apalagi jika dibaca dengan tartil dan penuh penghayatan.
3. Syafaat di Hari Kiamat
Keutamaan lain dari membaca Al-Qur’an adalah syafaatnya di hari kiamat. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Bacalah Al-Qur’an, karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi para pembacanya.” (HR Muslim). Di hari ketika tidak ada lagi pertolongan kecuali dari Allah, Al-Qur’an akan datang membela orang-orang yang rajin membacanya selama di dunia.
Syafaat ini adalah anugerah yang sangat besar. Di hari kiamat, setiap manusia sibuk dengan urusannya sendiri, tetapi bacaan Al-Qur’an yang kita lakukan setiap hari akan menjadi saksi dan pembela kita. Semakin sering kita membacanya, semakin kuat pula syafaat yang kita harapkan.
4. Sebaik-baik Manusia
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda, “Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR Bukhari). Hadis ini menempatkan pembelajar dan pengajar Al-Qur’an pada kedudukan yang mulia. Membaca Al-Qur’an setiap hari adalah bagian dari belajar: kita terus memperbaiki bacaan, memahami arti, dan berusaha mengamalkan isinya.
Hadis ini juga mengingatkan bahwa kebaikan membaca Al-Qur’an tidak berhenti pada diri sendiri. Orang yang belajar lalu mengajarkan Al-Qur’an kepada anak, keluarga, atau muridnya akan mendapatkan pahala yang terus mengalir. Bahkan membantu anak menghafal satu ayat saja adalah bagian dari kebaikan yang dijanjikan hadis ini.
Baca Juga: Keutamaan Shalat Berjamaah di Masjid: Pahala, Ukhuwah, dan Kedisiplinan
5. Menenangkan Hati dan Menuntun Hidup
Di luar pahala dan syafaat, membaca Al-Qur’an setiap hari juga membawa ketenangan dalam kehidupan sehari-hari. Al-Qur’an diturunkan sebagai petunjuk bagi manusia, dan kandungannya mengingatkan kita tentang tujuan hidup, kesabaran dalam menghadapi musibah, dan harapan akan rahmat Allah. Banyak orang merasakan hati menjadi lebih tenang setelah rutin membaca Al-Qur’an, terutama di waktu-waktu yang tenang seperti setelah salat Subuh atau sebelum tidur.
Allah juga memerintahkan kita untuk membaca apa yang mudah dari Al-Qur’an, sebagaimana disebutkan dalam surah Al-Muzzammil ayat 20. Artinya, tidak ada beban yang memberatkan: mulailah dari yang sedikit, tetapi lakukan secara konsisten. Satu halaman sehari, dibaca dengan tenang dan dipahami artinya, jauh lebih baik daripada membaca banyak sekaligus lalu berhenti selama berminggu-minggu.
Tips Membiasakan Membaca Al-Quran Setiap Hari
Pertama, tetapkan waktu yang tetap, misalnya setelah salat Subuh atau sebelum tidur, agar menjadi bagian dari rutinitas. Kedua, tentukan target yang realistis, misalnya satu halaman atau satu lembar setiap hari. Ketiga, baca dengan tartil dan pahami terjemahannya, agar bacaan tidak sekadar melafalkan tetapi juga menghidupkan hati. Keempat, letakkan mushaf di tempat yang mudah dijangkau atau gunakan aplikasi Al-Qur’an di ponsel agar kesempatan membaca tidak terlewat. Kelima, ajak keluarga membaca bersama, karena amalan yang dilakukan bersama lebih mudah dipertahankan.
Penutup
Membaca Al-Qur’an setiap hari adalah perniagaan yang tidak akan pernah rugi, sumber pahala yang dilipatgandakan, pembela di hari kiamat, dan penenang hati di dunia. Tidak ada amalan yang lebih ringan dan lebih besar pahalanya untuk dilakukan setiap hari. Mulailah hari ini, walau hanya satu halaman, dan jangan biarkan satu hari berlalu tanpa Al-Qur’an. Semoga kita termasuk orang-orang yang selalu membaca Kitab Allah dan mengamalkan isinya.
Sumber:
Quran NU Online, Surat Fathir Ayat 29: Arab, Latin, Terjemah dan Tafsir Lengkap
https://quran.nu.or.id/fathir/29






